Dishub Minsel Laksanakan Pemeriksaan Kelayakan Sarana Transportasi Untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

by -269 views
Amurang, transparasiindonesia.com – Guna meningkatkan kkeselamatn transportasi, khususnya transportasi darat menjelang lebaran 2017, Dinas Perhubungan Sulawesi Utara dan Dinas Perhubungan Minahasa Selatan melaksanakan kegiatan Ramcek atau pemeriksaan kelayakan sarana transportasi darat, yang meliputi tiga unsur yakni pemeriksaan unsur teknis, unsur administrasi dan unsur penunjang, sebagaimana di sampaikan kepala dinas perhubungan Minsel, Verra Lasut.
Kegiatan ini di laksanakan di Terminal Amurang, pada Selasa 30-5-2017, di hadiri oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Sulut Izzak Rey bersama jajaran, dan mewakili Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE, hadir Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH. yang juga sebagai ketua forum lalu lintas angkutan jalan, dari Polres Minsel, hadir Kasat Lantas AKP Ferdinand Runtu SH, mewakili Kapolres AKBP Arya Perdana SH.SIK.MSi.
Pemeriksaan kelayakan sarana transportasi darat ini, sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan, dan untuk Minsel sendiri pelaksaannya sudah di mulai dari tanggal 29 Mei kemarin, dan akan berlaku sampai 10 Juni mendatang.
“Pemeriksaan kelayakan sarana transportasi, meliputi tiga unsur pemeriksaan yang pertama, unsur teknis yaitu pemeriksaan rem, keadaan ban, klatson, kapasitas kendaraan, dan unsur yang kedua yakni unsur penunjang seperti segitiga pengaman, ban serep, kaca spion, pembersih kaca depan, dan unsur penunjang lainnya, serta yang ketiga pemeriksaan unsur administrasi yakni pemeriksaan ijin trayek dan pemeriksaan KIR.” kata Kadishub Minsel Verra Lasut kepada awak media transparansiindonesia.com, di ruang kerjanya.
Verra Lasut pun mengharapkan dengan adanya pemeriksaan ini, para sopir dan pemilik kendaraan, akan menyadari betapa pentingnya kegiatan seperti ini di laksanakan demi keamanan transportasi di jalan raya terutama keselamatan penumpang.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, tingkat kecelakaan lalu-lintas di jalan raya yang di sebabkan oleh human error, akan semakin berkurang.” tutup Lasut.(Hengly K/TI)
Baca juga:  Medis Dan KASUBAG DINAS PPKUKM DKI JAKARTA Diduga Memberikan Informasi Palsu