Direktur Buah dan Florikultura Kementan RI Kunjung Minsel

by -193 views

 Amurang / transparansiindonesia.com – Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Dr Sarwo Edy bersama staf, menjabat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Rabu, 4/10/2017. Kunjungan dari Direktur Buah dan Florikultura Kementan RI langsung diterima oleh kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minsel Ir Frans Tilaar yang di dampingi oleh kepala bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Brian Rantung MSi.

Pertemuan antara Direktur Buah dan Florikultura Kementan RI dengan Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bidang Pangan dan Holtikultura Minsel, dilaksanakan di Hotel Sutan Raja Amurang, dan setelah dilaksanakan pertemuan, langsung beberapa lokasi yang akan di jadikan target pabrik buah-buahan, yang tentunya akan sangat menguntungkan masyarakat Minahasa Selatan.

Rombongan pun kemudian diantar ke daerah paling selatan Minsel, di daerah Holitkultura Modoinding, yang dipimpin oleh Kabid TP dan Holtikultura Brian Rantung, dalam kunjungan ini Dr Sarwo Edy sangat kagum dengan daerah Modoinding dengan tanaman-tanaman Holtikulturanya.

Kunjungan yang dilakukan oleh Kementan RI, lewat Direktur Buah dan Florikultura, ke daerah Minahasa Selatan, merupakan hasil perjuangan dan lobi-lobi Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE, untuk kemajuan pengembangan tanaman buah-buahan dan daerah Holtikultura di Minahasa Selatan, yang kesemuanya untuk kesejahteraan masyarakat Minsel

“Maksud dari kunjungan dari Direktur Buah dan Florikultura Kementan RI ke Kbupaten Minselengan Meninjau lokasi Holtikultura dan pengembangan Buah di Minahasa Selatan, ini semua berkat perjuangan Bupati di Kementan RI dalam mengembangkan tanaman Holtikultura dan Buah-buahan di kabupaten Minsel, untuk itu saya berharap untuk masyarakat Minsel, untuk selalu giat menanam, karena dengan Semangat Menanam, Kita akan Sejahtera di Kemudian. ” kata Kabid Brian Rantung kepada jurnalis transparansiindonesia.com via telepon seluler. (Hengly / TI)

Baca juga:  Launching Cap Tikus Berlabel dan Legal, Tetty Paruntu; 'Sekitar 200.000 Petani Cap Tikus Ikut Terbantu'