Dijabat Enny Umbas, Hanura Minut Mulai Diperhitungkan

by -315 views

Sulut/transparansiindonesia.com – Partai Hanura Kabupaten Minahasa Utara (Minut) telah memiliki nahkoda baru yakni Enny Anggelia Umbas, yakni sebagai plt DPC Hanura Minut, berdasarkan Musdalub Partai Hanura di Hotel Manhatan Jakarta pada Minggu (21/01).

Beralihnya tahkta DPC Hanura Minut dari ketua sebelumnya ke tangan Enny Anggelia Umbas, membuat partai yanh didirikan Wiranto ini, mulai diperhitungkan partai lainnya dalam menghadapi pilkada serentak, serta Pemilu dan Pilpres nanti.

Ketika dihubungi oleh jurnalist transparansiinsonesia.com via pesan WA, Enny Umbas menyampaikan akan terus bekerja, melaksankan konsolidasi sampai ke tingkat desa/kelurahan untuk menjadikn partai Hanura menjadi partai besar di Minahasa Utara.

Baca juga:  167 Wisudawan Fakultas Hukum Dilepas dalam Acara Gelaran Pelepasan Lulusan Sarjana

“Kita akan buat Partai Hanura jadi partai besar dan diperhitungkan di Minahasa Utara, namun karena saat ini masih dalam masa transisi, kita akan tunggu petunjuk dari DPP, mengenai mekanisme.” kata Umbas.

Sosok Enny Anggelia Umbas memang tak asing lagi bagi Sulawesi Utara, khusunya Minahasa Utara, karena beberapa kali srikandi Minut ini, ikut serta dalam beberapa aksi mewakili masyarakat untuk kepentingan warga bukan saja warga Minut tapi warga Sulut pada umumnya.

Ketika ditanya apakah ada keinginan untuk maju dalam pilcaleg sebentar, Ia mengatakan fokus pada membesarkan partai dan konsolidasi sampai ke arus bawah, soal maju dalam Pilcaleg Provinsi Sulut, nanti akan dilihat nanti.

Baca juga:  CEP-SSL, Paslon Paripurna Persembahan Terbaik untuk Masyarakat Sulawesi Utara di Pilkada Sulut

“Saat ini fokus bagaimana Hanura Minut bisa menjadi partai besar di Minut, dan soal keinginan menjadi pembawa aspirasi maayarakat di Provinsi, nanti akan dilihat kedepan, namun bila warga mempercayakan dan mensupport, akan menjadi suatu tugas yang tak harus ditolak, karena Partai Hanura bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat berdasarkan hati nurani.” jelas Enny Umbas.   (Hengly/TI)*