Tindakan Nyata FER, Temui dan Dengarkan Aspirasi serta Keluhan Masyarakat

SULUT754 Views

Minsel, transparansiindonesia.com – Tanah longsor yang terjadi diruas jalan antara desa Mopolo dan Powalutan Kabupaten Minsel, beberapa waktu lalu, sehingga material longsor menimbun akses jalan tersebut yang juga menghubungkan dua kabupaten yakni Minsel dan Mitra, mendapat respon dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari partai Nasdem Felly Estelita Runtuwene SE, yang juga sebagai ketua fraksi Restorasi Nurani Rakyat Deprov Sulut.

Akibat tanah longsor tersebut yang menimbun akses jalan dengan kisaran dua puluh meter, desa Powalutan yang terkena dampaknya dengan Terisolirnya desa tersebut,  bukan hanya itu saja ternyata jalan penghubung antar kabupaten Minsel dan kabupaten Mitra ini telah terjadi longsoran pada empat (4) hari lalu dan tidak diperhatikan oleh pemerintah provinsi dalam hal ini dinas pekerjaan Umum (PU) .

Baca juga:  Tragedi Drag Race Renggut 8 Nyawa, Gayatri Hadir Salurkan Bantuan Dan Panjatkan Doa Bagi Korban

menyesalkan lambatnya penyelesaian bencana tanah longsor yang terjadi di jalan penyambung desa Mopolo-Powolutan, di Kabupaten Minahasa Selatan, Runtuwene bersama warga langsung melakukan kerja bakti sehingga bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Diketahui sebelumnya bahwa tanah longsor yang terjadi di daerah tersebut sudah empat hari dan sampai saat ini masih belum ada penangulangannya, apalagi jalan tersebut merupakan jalan daerah penyambung antara kabupaten Minsel dan Mitra.

Oleh karena itu, Felly Runtuwene yang langsung meninjau lokasi tersebut dan mendengar langsung informasi dari warga setempat sangat geram dan langsung menghubungi kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mempertanyakan hal ini.

Menurut politisi partai Nasdem yang duduk di komisi III DPRD Sulut tersebut bahkan langsung memberi peringatan kepada kadis PU, jika hal ini tak kunjung diselesaikan dalam waktu dekat ini.

Baca juga:  Wakapolres Bitung Gebrak Mafia Solar Malah Dimutasi, LSM AMTI Kritisi Logika Terbalik Kebijakan Polda Sulut

“jika pihak pemerintah tidak bisa melakukan tanggungjawabnya maka saya akan datangkan alat sendiri” Tegasnya” hal ini terhubung melalui via ponsel di waktu berada di tempat kejadian perkara.

Inipun langsung mendapat respon dari Kadis PU dan ia berjanji akan membawa alat berat ke lokasi tersebut untuk membuka kembali akses jalan yang sampai saat ini masih tertutup dengan tanah.

“Besok paling lambat bu, kami akan mengirimkan alat untuk membuka jalan tersebut” jawab Keppel kepada anggota DPRD Sulut.  (red/TI)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *