OTT di Labusel, 6 ASN Dibawa ke Mapolres Labuhanbatu

by -190 views

Labuhanbatu (Sumut), trandparansiindonesia.com – Warga Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada Senin (9/7/2018) dikejutkan dengan adanya informasi yang menyebutkan Tim Saber Pungli Polda Sumut melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) di Dinas Kesehatan daerah tersebut.

Bahkan informasi adanya OTT itu marak disebut sebut beberapa acun Fb, salah satu acun yang bernama Bram menyebutkan harapannya agar tim Cyber berkerja secara profesional dalam memberantas korupsi di Labusel.

“harapan seluruh kalangan masyarakat berharap semua hal dapat di tuntaskan….dengan jujur adil dan transparan..

REVOLUSI MENTAL…” tulis Bram di FB nya.

Dari berbagai sumber yang didapat wartawan menyebutkan, OTT tersebut mengamankan enam oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dari dalam salah satu ruangan yang berada di kantor Dinas Kesehatan yang terletak di komplek perkantoran pemerintah, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang.

Baca juga:  Amanah Pangdam I/BB Mayjen TNI Triwidodo SIP, TNI Netral Di Pilgubsu.

Team cyber pungli Poldasu tiba di Kantor Dinas Kesehatan sekitar pukul 15:30 WIB, kemudian masuk ke salah satu ruangan dan tidak berapa lama kemudian membawa enam ASN ke Mapolsekta Kotapinang, lima diantaranya disebut sebut beberapa kepala puskesmas.

Selain mengamankan beberapa oknum ASN, polisi juga ikut membawa sejumlah benda yang disinyalir adalah berkas yang berkaitan dengan OTT dan memasang garis polisi dipintu ruangan tersebut.

Benar atau tidak belum diketahui secara pasti, namun beredar rumor yang yang menyebutkan bahwa OTT tersebut terkait pungutan liar (Pungli) yang dilakukan terhadap dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2018.

Baca juga:  Entah Bagaimana Ceritanya, Pemkab Labuhanbatu Hibahkan 1 Unit Mobil ke Kejari Rantauprapat

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH melalui telepon selularnya membenarkan adanya OTT tersebut, Selasa (10/7/2018),” Benar, ada enam orang yang diamankan” ucapnya.

Keenam oknum itu dibawa dari Kota Pinang Labusel ke Mapolres oleh team dari Propinsi, kronologis maupun siapa oknumnya saya belum tahu, ujar Frido.

(AM/TI)*