Kemarau Panjang, Eva Kaligis Himbau Masyarakat Waspada Bahaya Kebakaran

by -188 views

Minsel, transparansiindonesia.com – Selang tak hampir sebulan dua peristiwa kebakaran rumah terjadi diwilayah kecamatan Tompasobaru, setelah beberapa waktu lalu Sijago Merah melalap dua unit rumah di Desa Pinaesaan Kecamatan Tompasobaru, kemarin hari (Jumat, 3/4) Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Desa Sion Kecamatan Tompasobaru dengan menghanguskan satu unit rumah milik dari Kepala BP3 Kecamatan Modoinding, Keluarga Renli Liow-Takahindangen.

Musim kemarau yang saat ini melanda hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara tak terkecuali Kabupaten Minahasa Selatan, menjadi sangat rentan dengan bahaya kebakaran.
Camat Tompasobaru Eva Kaligis SPd, menghimbau kepada warga masyarakat Tompasobaru untuk selalu waspada dengan potensi-potensi yang bisa memicu terjadinya kebakaran, selalu memperhatikan segala aktivitas masak-memasak, Periksa aliran listrik jangan sampai terjadi korsleting listrik, mengingat saat ini musim kemarau berkepanjangan, yang membuat segala benda menjadi kering dan mudah terbakar.

Baca juga:  Lomba Gerak Jalan P/KB Antar Jemaat, Meriahkan Peringatan HUT GMIM Wilayah Tompasobaru Dua

“Saya menghimbau kepada seluruh warga maayarakat Tompasobaru agar selalu waspada dengan bahaya kebakaran, kalau meninggalkan rumah pastikan api sudah padam, dan periksa dengan baik aliran listrik, periksa kompor gas setelah selesai masak.” kata Kaligis.

Diapun menambahkan selain dipemukiman, dia menghimbau agar masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan, ataupun membuang puntung rokok sembarangan di kebun atau hutan, agar tidak terjadi kebakaran hutan.

“Mari kita bersama-sama bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, apalagi menjelang peringatan Dirgahayu kemerdekaan RI yang ke-73.” ujarnya.

Baca juga:  Polsek Tompasobaru Gelar Pengamanan dalam rangka Safari Ramadhan Pemkab Minsel di Kecamatan Tompasobaru dan Maesaan

Kaligis pun mengatakan dibalik peristiwa kebakaran yang terjadi diwilayah Tompasobaru selang sebulan terakhir ini, mari kita mengambil hikmah yang positif, jangan mencari salah siapa, tapi mari kita saling bergotong-royong membantu keluarga korban yang terkena musibah.

(Hengly/TI)*