Kain Tenun dengan Motif Minahasa, Jadi Bagian dalam Sejarah Pemecahan Rekor Dunia Tarian Poco-poco

by -223 views

Jakarta, transparansiindonesia.com – Pemecahan rekor Guinness World Record untuk senam poco-poco dilaksanakan di silang Monas pada Minggu (5/6).

Senam poco-poco ini diikuti oleh 65 ribu peserta termasuk Presiden Jokowi, Iriana Jokowi, Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Dalam pelaksanaan pemecahan rekor senam poco-poco terbesar ini, Jokowi dan Iriana, JK dan Mufidah, serta Puan dan peserta lainnya memakai baju olahraga dengan konsep merah putih.

Iriana dan Mufidah JK pun juga terlihat menggunakan lilitan kain di pinggangnya.
Jokowi, Iriana, JK, Mufidah, dan Puan menggunakan polo shirt putih dan dilengkapi dengan celana olahraga berwarna putih. Sedangkan peserta lainnya menggunakan seragam olahraga berupa t-shirt putih dan celana putih.

Baca juga:  Bukan Putra BMR, Tapi Ipar Dari Ketua TP-PKK Sulut Yang Jadi Ketua Deprov

Seragam poco-poco ini merupakan desain dari Alleira Batik.

Berdasarkan pernyataan yang diterima, t-shirt dengan celana putih ini motif api di bagian dada. Hal ini digambarkan untuk mencerminkan semangat berkobar yang tak pernah redup dan didasari oleh ketulusan hati.

Sebuah ikat kepala batik juga disematkan.

Kain merah yang diikat dengan detail draperi di bagian pinggang. Untuk menambahkan nuansa nasional, kain merah ini ditambahkan dengan kain motif tenun Minahasa.

Kain motif tenun ini digambarkan dengan atap rumah adat Minahasa dengan tujuh tingkat.

Motif ini diklaim sebagai bentuk keselarasan dan keharmonisan hidup bermasyarakat di Indonesia yang penuh toleransi dan saling menghargai.

Baca juga:  Jainudin Bantah Pernyataan Yasti Soal RSUD Kotamobagu

(red/TI)*