Begini Banyaknya Aset Erick Thohir, Ketua Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf

by -327 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Erick Thohir secara resmi ditunjuk menjadi ketua tim sukses pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Siapakah Erick Thohir ini?

Sepak terjang terakhir Erick Thohir adalah menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Asian Games 2019.

Berikut ini profil dari Erick Thohir;

Erick Thohir Lahir pada tanggal 30 Mei 1970, saat ini menginjak usia 48 tahun.

Sebagai Pendiri & Komisaris Utama Mahaka Group Pemilik & Presiden klub Internazionale (Inter Milano)

Memiliki Istri bernama Elizabeth Tjandra dan orantuanya bernama Teddy Thohir.

Erick Thohir adalah seorang pengusaha asal Indonesia dan pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment.

Berbagai unit usaha Mahaka seperti di bidang penyiaran (broadcast) yakni Gen FM & Jak FM, stasiun televisi Jak tv, media luar ruang (out of home) Mahaka Advertising, penerbitan (publishing) yakni Harian Republika,Golf Digest, digital yakni Rajakarcis.com dan berbagai perusahaan lainnya yang bergerak di bisnis olahraga dan hiburan.

Ia mengakuisi klub sepakbola Italia yang berlaga di seri A yakni F.C. Internazionale Milano (Inter Milano) pada November 2013. Erick Thohir dipercaya sebagai presiden klub ke-21, dalam 106 tahun sejarah klub tersebut.

Bersamaan dengan itu ia juga memiliki klub sepakbola anggota MLS Amerika, DC United dan juga pernah sebagai pemilik klub Bola Basket NBA, Philadelphia 76ers.

Baca juga:  Jangan Biarkan Opini Yang Menyesatkan Disebarkan dan Jadi Pembenaran Publik

Pada tahun 1993, Erick lulus program Master untuk Bisnis Administrasi (MBA) dari Universitas Nasional California, USA. Sebelumnya memperoleh gelar sarjana (Bachelor of Arts) dari Glendale University.

Sekembalinya ke Indonesia bersama beberapa rekan semasa kuliahnya, ia mendirikan Mahaka Group. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001, saat berada di ambang kebangkrutan.

Ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta pendiri Kompas dan pendiri Jawa Pos. Mahaka group melebarkan sayapnya dengan mendirikan media luar ruang bernama Mahaka Advertising, seiring pertumbuhan ekonomi dan masyarakat perkotaan pada tahun 2002.

Setelah meluncurkan stasiun televisi Jak Tv, untuk memperkuat Positioning sebagai bisnis yang fokus pada maayarakat perkotaan ditahun 2005, Mahaka memperkenalkan radio 98.7 Gen FM dan 101 Jak FM, serta penyertaan pada PT Radionet Cipta Karya (Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio) serta berbagai perusahaan dibidang periklanan, hiburan dan digital.

Ia juga pendiri dari organisasi amal darma bakti Mahaka Foundation dan Dompet Dhuafa Republika. Ditahun 2008 bersama Anindya Bakrie mendirikan TvOne dan situs berita VivaNews. Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai direktur utama Antv hingga sekarang.

Baca juga:  Brandon Mamengko Ajak Generasi Millenial jadi Pelopor Terciptanya Pemilu yang Aman dan Berkualitas

Erick yang gemar olahraga bola basket, pernah menjabat sebagai ketua umum Perbasi diperiode 2006-2010 dan menjabat sebagai presiden asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) periode 2006-sekarang.

Tahun 2012 ia dipercaya sebagai komandan kontingen Indonesia untuk olimpiade di London. Ia menjadi orang Asia pertama yang pernah memiliki tim bola basket NBA ketika ia membeli saham Philadelphia 76ers. Pada tahun 2012, Erick dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub MLS, DC United.

Ia percaya akan potensi bisnis sepakbola dan dibuktikannya pada September 2013. Presiden dan pemilik klub Internazionale (Inter Milan) Massimo Moratti, pada saat itu mengkonfirmasi pembicaraan  untuk penjualan saham mayoritas 70% kepada Erick.

Pada tanggal 15 Oktober 2013, setelah melalui proses negosiasi yang panjang, melalui International Sport Capital yang dipimpin oleh Erick Thohir, secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan memiliki saham klub sebesar 70%. Pada tanggal 15 November 2013 Erick dipercaya sebagai presiden klub Inter Milan, menggantika Moratti hingga saat ini.

(red/TI)*