Rijal; “Novel Tak Usah Main Drama”

by -287 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Novel Baswedan diminta untuk menghentikan sandiwara politik yang diduga tengah dilakukan terkait kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Novel pun diingatkan kembali kasus penembakan terhadap masyarakat saat mengusut kasus pencurian sarang burung walet.

“Novel Baswedan jangan hanya berteriak meminta keadilan setelah disiram air keras oleh orang tak dikenal. Dia juga harus ingat pernah melakukan kejahatan saat berdinas di Polres Bengkulu,” ujar Rijal dalam orasi saat menggelar aksi massa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/11). Aksi itu digelar massa dari Majelis Pemuda Independen.

Baca juga:  Babinsa koramil 427-06/ baradatu bersama aparatur kampung bakti negara melaksanakan penyemprotan disinfestan di kampung bakti negara kec baradatu

“Apa kabar kasus penembakan masyarakat pencari sarang burung walet? Novel harus sadar diri,” ujar Rijal. Dikatakan, sebagai penegak hukum, Novel seharusnya tahu bahwa apa yang dialaminya saat ini sama dengan teriakan korban penembakan saat dia bertugas di Bengkulu, beberapa tahun lalu.

Oleh karena itu, Rijal meminta Novel untuk tidak bermain drama, seolah-olah dia adalah korban kejahatan yang sangat berat dan berteriak minta keadilan di mana-mana. “Jika Novel berteriak minta keadilan, bagaimana dengan keadilan korban yang dia tembak?” katanya.

Sebelumnya, Novel mengatakan bahwa polisi belum berani mengungkap kasus yang penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Dia pun meminta Presiden Jokowi untuk berperan, karena kasus itu dianggap bukan kasus biasa.

Baca juga:  Jokowi Puji Kekompakan Kader Golkar

(red)*