AMTI Minta Bareskrim Polri Turun Langsung Tindaki Pelaku Tambang Ilegal di Nuangan, Boltim

by -319 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Ilegal Minning (Tambang Ilegal) masih saja terjadi dibeberapa tempat di Sulawesi Utara, seperti yang terjadi di Nuangan Kanupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Diduga kuat penambangan ilegal tersebut mendapat backup dari petinggi polda dan Bupati Boltim.

Menyikapi hal tersebut, Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) meminta agar Dir Tipiter Bareskrim Polri untuk turun langsung menindaki para pelaku penambangan liar yang sedang berlangsung tersebut, sebab diduga kuat mendapat dukungan dari petinggi Polda dan Bupati Boltim Sehan Landjar.

Penambangan ilegal, merupakan suatu perampokan atas kekayaan negara demi memperkaya diri dan sekelompok orang, walaupun ada undang-undang tang secara jelas memuat atas sanksi dan ancaman bagi para pelaku penambangan liar (ilegal), masih banyak orang yang melakukan ilegal mining.

Baca juga:  Hamka kady Plt Ketua DPD 1 Golkar Sulut

Dimana dalam Undang-Undang Nomor 04 Tahun 2009, tentang Pertambangan Minerba dan Batubara, namun para para pelaku penambangan ilegal tak justru tak jera, bahkan melanjutkan aktivitas tambang ilegal.

Melalui Ketua Umumnya Tommy Turangan SH, AMTI meminta agar oenambangan ilegal tersebut harus segera dihentikan, dan meminta agar Dir Tipiter Bareskrim Polri untuk segera turyn langsung, menindaki aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Selaku lembaga swadaya masyarakat, AMTI meminta kepada Dir Tipiter Bareskrim Polri untuk segera turun tangan menindak para pelaku tambang ilegal tersebut, dan juga menyelediki karena tambang tersebut belum memiliki ijin, karena sesuai dengan bunyi pasal 158 sudah jelas sanksinya, kalau berharap di Polda bagaikan mengharapkan bintang jatuh, sebab diduga selama ini terjadi pembiaran, dan bahkan kemungkinan ada yang backup,” kata Turangan.

Baca juga:  BEM Unsrat Salurkan Bantuan Sembako Kepada Mahasiswa Terdampak Covid-19

.
Turangan pun meminta agar pihak Bareskrim untuk langsung mengamankan pelaku yang terinformasikan berinisial AK alis Ali, dan IK alias Iki. Sebab sesuai informasi dari warga keduanya adalah pelaku utama penambangan ilegal tersebut, yang juga diduga di backup Bupati Sehan Landjar.

“Tangkap mereka, karena mereka jelas-jelas bersalah dengan memperkaya diri dan kelompok, dengan menguras kekayaan negara, Bareskrim Polri juga harus memeriksa Bupati Sehan Lanjar, untuk penambangan ilegal ini,” tambah Tommy Turangan SH.

(red)*