Diduga Korsleting Listrik, Tiga Rumah di Kumelembuai Atas Dilalap SiJago Merah

by -316 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Minahasa Selatan, kali ini terjadi di Desa Kumelembuai Atas, Kecamatan Kumelembuai, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu, 30 Desember 2018, sekitar jam 11:00, disaat ibadah di Gereja sedang berlangsung.

Tiga rumah yang ada di Desa Kumelembuai dilalap si Jago Merah, yakni rumah milik keluarga Pongantung-Rasu, Keluarga Wungow-Kereh, dan Keluarga Mongkareng-Saroinsong, Api dengan cepat melalap ketiga rumah tersebut, dimana dalam waktu kurang lebih 30 menit, api sudah menghanguskan ketiga rumah tersebut, dikarenakan tiupan angin yang begitu kencang.

Warga pun berusaha memadamkan api, agar tidak merembet kerumah lainnya, dan berhasil memadamkan api tersebut.

Baca juga:  Bupati Tetty Paruntu Hadiri Pentahbisan Pastori GMIM 'Bethesda' Ongkaw, Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Camat Kumelembuai, Michael Waworuntu, mengatakan penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik, dan akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, namun bersyukur tidak ada korban jiwa.

“Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, karena dua rumah ludes terbakar, satu rumah hanya sebagian yang terbakar, juga 4 unit motor ikut terbakar, serta bahan-bahan lainnya, serta surat-surat penting lainnya,” jelas Waworuntu.

Ia pun menghimbau kepada warga masyarakat, yang ada diwilayah Kecamatan Kumelembuai, untuk bergotong-royong, bekerja-sama membantu keluarga yang tertimpa musibah kebakaran tersebut, untuk meringankan beban mereka pasca kebakaran.

Baca juga:  Gedung GMIM 'Kalvari' Kinaweruan Diresmikan

“Saya pun menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada dengan, bencana, mengingat saat ini wilayah kita sedang dilanda cuaca ekstrim, yang berpotensi terjadinya bencana, baik itu tanah longsor, banjir, angin kencang, ataupun bencana kebakaran, kita harus terus waspada, dan selalu perhatikan instalasi listrik, ataupun bahaya lainnya yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” tambah Camat, yang akrab disapa Kamang tersebut.

Saat ini pihak Forkopimca Kumelembuai, Satpol-PP dan Damkar Minsel dibantu masyarakat dan pihak PLN sedang melakukan tindakan pasca bencana, termasuk menangani masalah listrik.

(Hengly)*