Liando, Pangemanan, dan Mamentu, Berikan Pembekalan kepada 55 Relawan Demokrasi Minsel

by -247 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan (KPU Minsel), memberikan pembekalan atau bimbingan teknis kepada sebanyak 55 orang relawan demokrasi, guna memeberikan pemahaman dan perkuat tugas dan fungsi dari Relawan Demokrasi dalam Pemilu sebentar.

Kegiatan tersebut, digelar di Sutanraja Hotel Amurang, pada Jumat, 15 Februari 2019, dengan menghadirkan narasumber yang berkualitas seperti, Dr.Ferry Liando SIP.MSi, Dr.Fanley Pangemanan, dan Michael Mamentu MSi.

Ketiga narasumber, pada intinya memberikan pemahamana kepada para relawan demokrasi mengenai fungsi dan tugasnya masing-masing disetiap basis relasi, dimana Relawan Demokrasi harus bersikap Netral, Transparan, Jujur, dan tidak berpihak pada salah satu Calon, atau kontestan , ataupula pasangan calon tertentu dalam pemilihan umum serentak 17 April mendatang.

Baca juga:  Didukung DLH Minsel, Mapala Pah'Yaga'An Fatek Unsrat Akan Gelar Kegiatan Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Minsel, Yurnie Sendow mengatakan agar Para Relawan Demokrasi harus bersikap jujur dan Netral, bertanggung-jawab, serta memiliki integritas.

“Para Relawan Demokrasi harus memiliki rasa tanggung-jawab dan berintegritas, harus netral dan jujur dalam melaksanakan tugasnya di pesta demokrasi, agar bisa tercipta Pemilu yang berkualitas,” kata Sendow.

Seusai pembekalan dan Bimtek kepada Relawan Demokrasi Minsel, KPU Minsel menggelar Coffee Break bersama para insan pers Minahasa Selatan, yang digelar ditempat yang sama, kegiatan coffee break tersebut digelar adalah untuk yang kedua kalinya, setelah sebelumnya seusai pelantikan komisioner KPU Minsel, sudah dilakukan pertemuan dengan insan Pers Minsel.

Baca juga:  Micha; "Ps.Garren Lumoindong Bakal Tampil Sebagai Pembicara di Ibadah KKR Rangkaian FTA 2019"

Kegiatan antara KPU Minsel dan Insan Pers Minahasa Selatan, digelar atau dimaksudkan untuk semakin memperat hubungan keduanya sebagai mitra kerja, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dalam menghadapi Pemilihan Umum Serentak, dibulan April 2019 mendatang.

(Hengly)*