Negara Sedang Defisit, Kepala Daerah Kurangi Lakukan Perjalanan Dinas

Nasional550 Views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar gubernur, wali kota, maupun bupati agar tak sering melakukan perjalanan dinas karena negara sedang defisit.

Hal itu diungkap JK saat menghadiri Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) Jakarta 2019, yang dihadiri pejabat dan kepala daerah di JCC Jakarta, Rabu (17/7/2019).

“Memang bulan-bulan akhir ini terlalu banyak upacara, kegiatan. Minta maaf mengganggu saudara bupati, gubernur. Jadi sudah saya minta seperti dikatakan Mendagri, nanti digabung-gabung (acaranya).”

“Jadi satu kali datang, lima acara sekaligus. Supaya biaya perjalanan bisa dihemat. Negara sekarang banyak defisitnya,” ujar JK.

Baca juga:  Kejati Sulut Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Tambang PT HWR, Kerugian Negara dan Lingkungan Capai Rp45 Miliar

“Nanti berjejer acaranya. Satu kali acara kegiatan lima – enam acaranya. Jadi gampang sekali beres. Tidak banyak biaya perjalanan, biaya acara-acara,” ungkap dia.

Rabu siang, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan bagi kepala daerah baik itu gubernur, bupati/wali kota dengan kategori praktik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Penganugerahan diberikan langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam rangkaian kegiatan (IISMEX).

“Selamat dan apresiasi kepada kepala daerah, gubernur, bupati/walikota yang mendapatkan penghargaan, karena penghargaan dicapai tentu tidak mudah ada kerja keras dan cerdas di dalamnya. Karena itu, setiap penghargaan mendapatkan makna tersendiri,” kata Jusuf Kalla.

Baca juga:  Manado Raih Penghargaan Nasional BKN, Bukti Reformasi ASN Berjalan Efektif

(red)*