Kapolda Riau hadiri deklarasi Anti politik uang dan penandatanga nan netralitas polri bersama ketiga paslon

Uncategorized759 Views

Kapolda Riau hadiri deklarasi Anti politik uang dan penandatanga
nan netralitas polri bersama ketiga paslon

Transparansi indonesia.co.id
Rokan Hulu Kegiatan Deklarasi anti money politik dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Rokan Hulu serentak digelar di taman kota Kamis 03/12/2020,dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. Pimpinan Bawaslu RI M. Afiduddin Ketua Bawaslu Riau Rusdi Rusdan, Komisioner KPU Riau Nugroho Noto Sutanto, Dansat Brimob Polda Riau AKBP Dedi Suryadi, Kapolres Rohul AKBP Taufik Lukman Nurhidayat ,Sekda Rohul H. Abdul Haris.

Juga wakil Ketua DPRD Kab. Rokan Hulu Andrizal, Perwakilan Dandim 031/KPR, pejabat Forkompinda Rohul, Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Asmi, Ketua KPU Rohul Elfendry, para Kabag, Kasat, Kapolsek di jajaran Polres Rohul, personel TNI, mahasiswa, OKP, juga hadir ketiga pasangan calon Bupati- Wakil Bupati Rohul paslon no 1 H.Hamulian- M.Sahril Topan, paslon 2 H.Sulkman- H.ndra Gunawan dan Paslon 3 H.Hafith Syukri- Erizal.

kegiatan yang ditaja Baswalu Rohul merupakan kolaborasi dengan Polres Rohul dan Pemkab Rohul, dilaksanakan juga penandatanganan Fakta Deklarasi, penandatanganan Deklarasi Netralitas Polri, juga oleh tiga paslon ,dan Pemkab Rohul.Di pelaksanaan deklarasi anti money politik tidak lepas dari penerapan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M,
ditandai penandatanganan anti Money Politik oleh Kapolres Rohul, Ketua KPU Rohul, Ketua Bawaslu Rohul serta juga oleh Ketiga Paslon yang berkompetisi pada Pilkada serentak tahun 2020 ini.

Sekda Rohul Abdul Haris  menyampaikan permohonan Maaf atas ketidak hadiran pjs Bupati Rokan Hulu H Masrul Kasmy, dimana beliau mengikuti kegiatan diluar Daerah. juga , berharap setelah dilaksanakan deklarasi Anti Money politik, Rohul di Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang benar-benar terlepas dari money politik.harapnya

Komisioner Bawaslu Riau Rusdi Rusdan mengatakan bahwa kemarin, dirinya sudah melepas tim patroli anti Money politik secara serentak di Provinsi Riau.

“Kegiatan ini suatu upaya yang sangat signifikan dalam mengantisipasi terjadinya Politik uang, sebelumnya memang sudah pernah dilakukan pada Pilkada sebelumnya namun tidak se signifikan seperti yang digelar di Riau ini” ujarnya

Di Rohul disiapkan 50 unit mobil untuk melakukan patroli money politik hingga saat pencoblosan nantinya, yang pada hari ini sudah mulai berpatroli demi mencegah terjadinya penyebaran politik uang di Rohul.

Kapolda Riau Agung menyatakan, money politik ini harus dimaknai sebagai sesuatu yang harus dihindari .dirinya mengupayakan memberi pandangan ke masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik bukan dengan cara politik uang. jelas jenderal bintang dua itu.

“tambahnya lagi ,Mari rebut hati masyarakat dengan program yang menjamin kedepan demi kesejahteraan masyarakat, sehingga mau memilih pada 9 Desember nantinya,” imbau kapolda

Komisioner Bawaslu RI M. Afifudin dalam sambutannya mengakui, bahwa politik uang harus disepakati sebagai racunnya demokrasi. Karena itu penyelenggara, peserta Pemilu, dan masyarakat harus menghindari terlibat dalam politik uang.

“Seluruh masyarakat agar terus diingatkan, menerima politik uang akan membuat sengsara kedepannya. Bagi penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu, sudah banyak yang dipecat oleh DKPP karena uang. Tertinggi penyelenggara diberhentikan DKPP karena uang dan asusila,” ungkapnya.

Afif juga akui, bahwa pelaksanaan pilkada saat ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Pilkada kali ini berlangsung dalam kondisi pandemi COVID 19.

“Pengawasan pilkada yang dilakukan Bawaslu juga bertambah. Kalau dulu yang diawasi hanya tahapan saja, sekarang yang diawasi juga soal kepatuhan penyelenggara melaksanakan protokol kesehatan” tambahnya.

dilanjutkan pelepasan Patroli Ronda Pengawasan Anti Money politik dilepas langsung Kapolda Riau didampingi Ketua Bawaslu RI serta jetiga paslon, menuju kantor Panwascam Rambah dan dilanjutkan menuju PKD dan Zhe Cafe guna membagikan Selebaran Anti Money politik.

(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Tweet