Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Rosmiati Warga Koto Mesjid Berharap Bantuan Pemerintah

by -236 views

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni,  Rosmiati Warga Koto Mesjid Berharap Bantuan Pemerintah

Xlll Koto Kampar,Transparansi indonesia.co.id Bagi Rosmiati (52), warga dusun 2 pincuran gading RT 06 RW. 03 Desa Koto Mesjid, Kecamatan Xlll Koto Kampar, Kabupaten Kampar,Provinsi Riau. Rosmiati Berharap memiliki rumah layak huni adalah sebuah impian.
Rosmiati Janda empat Anak orang ini sudah cukup lama menempati rumah tak layak huni.

Sehari-hari Rosmiati hanya berkerja sebagai Penderes Karet dan itupun Hasil Satu minggunya hanya 20,kg, dia dapat hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama tiga orang anaknya yang masih sekolah dan satunya sudah berkeluarga.

Rosmiati yang ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (26/1/2021) Sore mengatakan, setelah ditinggal kan suaminya Sepuluh Tahun yang lalu dia saat ini cukup kesulitan untuk menafkahi keluargaannya, apalagi anak-anaknya masih sekolah.

Baca juga:  Selama Ramadhan, Personel Polres Kampar Adakan Tadarus di Mushalla Al-Kholid Polres Kampar

jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja, saya masih kesulitan. Apalagi ini anak-anak masih sekolah,” ucapnya sedih.

Pantauan wartawan, kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Kayunya sudah banyak yang lapuk. Dinding bilik serta atapnya pun sudah rusak dan berlubang, jika turun hujan kondisi atap rumah bocor sehingga air merembes dalam rumah.

“Beginilah kondisi rumah saya, sekedar untuk berteduh dari terik matahari dan bila turun hujan atapnya bocor dan airnya merembes kemana-mana. Kondisi ini tidak nyaman, apalagi hujan malam anak-anak tidak bias tidur,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Yang saya butuhkan saat ini, adalah kepedulian pemerintah dalam membantu penyediaan rumah layak huni, seperti untuk membangun dinding rumah saya ini,“ ujarnya

Baca juga:  Cegah Virus Covid-19 Masuk, Pemerintah Kecamatan Kuala Kampar Bersama Upika Periksa Suhu Tubuh Penumpang di Pelabuhan Penyalai

Oleh karena itu, Rosmiati sangat berharap bantuan pemerintah lebih-lebih perhatian dari Bupati dan Wakil Bupati sekarang untuk memperbaiki rumahnya sehingga menjadi rumah layak huni.

“Ibu Bupati dan Pak Wakil, dan angota dewan kami berharap bisa membatu dan memperhatikan kondisi rumah kami. Kasihan anak-anak yang lagi sekolah kalau hujan malam tidak biasa tidur jadi terganggu,” pintanya.

Selama ini memang ada yang datang mendokumentasikan kediaman kami dengan mengambil foto, tetapi hingga hari ini belum ada bantuan yang turun. Sekali lagi kami berharap kemurahan hati membantu kami,” harapnya.

(Romi Melaporkan)