Sulut Berduka, Mantan Gubernur SH Sarundayang Meninggal Dunia

by -72 views

Sulut, transparansiindonesia.co.id — Kabar duka menyelimuti Sulawesi Utara, adalah salah satu putra terbaik Bumi Nyiur Melambai yakni DR.Sinyo Harry Sarundayang (SHS) meninggal dunia.

Kabar duka tersebut diketahui melalui unggahan di akun Facebook pribadi Vanda Sarundayang yang merupakan Anggota DPR-RI dari PDIP.

‘Terpujilah Tuhan Yesus Sang Empunya Hidup dan Kehidupan. Tuhan Yesus sangat baik, selamat jalan papaku tersayang, tenanglah dalam pangkuan Bapa di Sorga’ tulis vanda dalam postingan akun Facebooknya disertai foto saat vanda menggenggam tangan S.H Sarundayang.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, SH Sarundayang mendapatkan perawatan disalah satu rumah sakit swasta di Jakarta, dan pada sabtu dini hari (13/02) mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode tersebut meninggal dunia.

Baca juga:  CEP; "Golkar Sulut, Komit dan Solid Dukung Kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar"

Sosok SH Sarundayang merupakan Gubernur Sulawesi Utara dua periode yang selama memimpin Sulawesi Utara, telah melakukan banyak kemajuan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
Sinyo Harry Sarundayang menjabat Gubernur Sulawesi Utara dari selama dua periode atau 10 tahun yakni dari 2005 hingga 2015.

Hingga sebelum menghembuskan nafas terakhir, SH Sarundayang masih aktif mengabdi bagi bangsa dan negara, dimana sejak tahun 2018 lalu Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo mempercayakan SHS sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Filipina dan merangkap Kepulauan Marshall dan Palau.

Baca juga:  Anastasya Sinengkeian, Atlit Menembak Asal Pa'Dior Shooting Club Sumbang Medali Emas Untuk Kontingen Minahasa

Berikut adalah jabatan yang pernah diemban oleh sosok SHS

– Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa
– Irjen Kemendagri 2001-2005
– Walikota Bitung 1986-2000
– Pjb Walikota Manado
– Pjb Gubernur Maluku Utara 2002
– Pjb Gubernur Maluku 2002-2003
– Gubernur Sulawesi Utara 2005-2015
– Dubes RI untuk Filipina.

Sosok SH Sarundayang meninggal dunia diusia 76 tahun, dimana beliau lahir pada tanggal 16 Januari 1945 dan menghembuskan nafas terakhir pada 13 Februari 2021.

(red)*