Anna Pangkey; Minsel Miliki 7 Calon Sekolah Adiwiyata Nasional

by -90 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Prestasi membanggakan yang ditorehkan oleh SD Negeri 02 Amurang, membawa dampak positif bagi sekolah lainnya di Kabupaten Minahasa Selatan bahkan di Sulawesi Utara, Sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, SD Negeri 02 Amurang telah membina kurang lebih 50-an sekolah di Sulawesi Utara menuju sekolah Adiwiyata.

Dan untuk saat ini, selain membina sekolah menuju Adiwiyata tingkat Provinsi, tercatat juga SD Negeri 02 Amurang melalui Kepala Sekolah Anna Jenny Pangkey membina sekolah menuju sekolah Adiwiyata tingkat Nasional.

Seperti apa yang disampaikan oleh Kepala Sekolah Anna Pangkey ketika dikonfirmasi oleh awak media transparansiindonesia.co.id bahwa ada tujuh (7) sekolah di Kabupaten Minahasa Selatan sebagai calon Adiwiyata Nasional.

Ke-tujuh sekolah tersebut yang akan berlomba dalam sekolah Adiwiyata Nasional yakni, SMP Negeri 1 Amurang, SMP Negeri 1 Tenga, SD Negeri 3 Amurang, SD GMIM Pondang, SD GMIM Ranomea, SD GMIM Bitung, dan SD GMIM Boyong Atas.

Anna Pangkey selalu mengingatkan kepada sekolah-sekolah tersebut dalam rangka menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, diingatkan untuk terus berbenah, berinovasi dan lebih dari itu yakni penanaman karakter sebagai sekolah calon Adiwiyata Nasional.

Dikatakannya bahwa penanaman karakter peduli dan berbudaya lingkungan bagi generasi, bagi siswa didik sangatlah penting karena yang menentukan nantinya adalah sekolah tersebut, baik peserta didik, guru-guru dan kepala sekolah, serta juga perhatian dari para orang tua siswa.

Baca juga:  Akhir Pekan Ini, KM Labobar Berlabuh di Pelabuhan Amurang

“Untuk Kabupaten Minsel ada tujuh sekolah yang akan menuju sekolah Adiwiyata Nasional, jadi kepada para sekolah-sekolah tersebut untuk selalu berbenah, berinovasi dan yang lebih penting menanamkan karakter peduli dan berbudaya lingkungan kepada para siswa,” kata Kepsek Anna Pangkey selaku pembina sekolah Adiwiyata.

Sebagai sekolah peraih Adiwiyata Mandiri, SD Negeri 02 Amurang yang dikomandoi oleh Kepsek Anna Pangkey telah banyak melakukan pembinaan bagi sekolah-sekolah di Minsel bahkan di Sulawesi Utara menuju sekolah Adiwiyata, bahkan tak tanggung-tanggung ada sekolah dari luar daerah melakukan studi tiru di SD Negeri 02 Amurang terkait sekolah Adiwiyata.

Diingatkannya pula bagi enam sekolah tersebut yang akan mengikuti sekolah Adiwiyata Nasional bagi para kepala sekolah untuk mengirimkan foto-foto kegiatan sekolah didalam grup WhatsApp yang ada, dan nantinya untuk proses penilaian sekolah Adiwiyata Nasional berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan.

Diharapkannya pula bagi sekolah yang Kepala Sekolahnya telah terjadi pergantian, untuk dapat melanjutkan program ini, karena ini adalah suatu proses menuju keberhasilan sekolah ditingkat nasional, dan apabila telah ditetapkan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional selanjutnya menuju sekolah Adiwiyata Mandiri.

Baca juga:  Peringatan Hari Bumi, Bupati CEP Ajak Warga Sayangi Bumi

Untuk diketahui SD Negeri 02 Amurang adalah salah satu sekolah di Sulawesi Utara yang berhasil meraih sekolah Adiwiyata Mandiri, dan oleh karena prestasi tersebut, Nama Kabupaten Minahasa Selatan terbawa juga ditingkat nasional, dimana atas prestasi tersebut, sang kepala sekolah Anna Pangkey berhak menerima Trophy Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo.

Dengan apa yang telah diraih oleh SD Negeri 02 Amurang, kiranya dapat menjadi motivasi dan support bagi sekolah lainnya untuk berprestasi mewujudkan Sekolah Adiwiyata Nasional dan selanjutnya menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Untuk saat ini juga SD Negeri 02 Amurang, dalam persiapan menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Asia Tenggara (ASEAN), dan diharapkannya pula SD Negeri 02 Amurang dapat meraih prestasi diajang tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan Roi Sumangkut ST.MT mengatakan bahwa pihak DLH Minsel selalu mensupport dan mendukung akan sekolah-sekolah yang akan mengikuti sekolah Adiwiyata, selalu melakukan pendampingan bagi sekolah-sekolah.

(Hengly)*