Akhirnya Caffe Remang-Remang di Desa Bukit Payung Disegel,sesuai Peraturan Daerah (Perda) No :4 Tahun 2014

by -73 views

Akhirnya Caffe Remang-Remang di Desa Bukit Payung Disegel,sesuai Peraturan Daerah (Perda) No :4 Tahun 2014


Kampar,Transparansi indonesia.co.id dsl atau akrab di sapa hattan salah seorang masyarakat Bangkinang, setelah melaporkan  ke satuan polisi pamong praja (Pol PP) kabupaten Kampar pada Senin siang 11/10/2021.

Akhirnya caffe remang remang yang di duga tidak mengantongin izin yang terletak di Desa Bukit Payung SP.3 kecamatan Bangkinang pada Selasa (12/10/2021) sekira pukul 17 wib  tersegel. sesuai Peraturan daerah (perda) no :4 tahun 2014 tentang bangunan gedung serta perda di tahun 2017 no: 8 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

Meski ini adalah teguran yang ketiga untuk pemilik cafe inisial T, namun teguran ini  sepertinya tidak juga di indahkan sang pemilik caffe masih tetap beroperasi sebelumnya.

Baca juga:  Dinas Lingkungan Hidup hari melaksana Qurban Idul Adha 1442h,

Menurut hattan sang pelapor saat dikonfirmasi,” apa salahnya kita sebagai masyarakat Bangkinang melapor tentang kejadian di tempat kalau itu sudah meresahkan warga.

“Apalagi di cafe remang remang tersebut di duga  menjual minuman keras, apalagi di sini di perkerjakan pula oleh pemilik cafe inisial T , cewek cewek yang tidak tau identitas dirinya, parahnya lagi kata hattan, cewek itu tidak takut sama wartawan ataupun sama Sat Pol PP,” paparnya lagi.

Berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Kampar terlebihnya kepada intansi Pol PP, cafe yang umumnya di kecamatan Bangkinang yang di duga ada lagi sebelas cafe yang tidak memiliki izin sepenuhnya, Sat Pol PP kabupaten Kampar bisa memberikan teguran awal pertamanya masih juga mereka tidak mengindahkan langsung di segel saja sesuai Perda,” cetusnya.

Baca juga:  Sempat Buron 2 Pekan, Pelaku Pencurian Kotak Infak Masjid ini Ditangkap Polsek Tambang

Inisial T pemilik cafe saat di mintai keterangan kenapa warung kami saja yang  di tutup atau pun di (segel) pungkasnya singkat.

Persis sama yang di ungkapkan juga oleh salah satu cewek cafe inisial K kepada wartawan, kalau dirinya tidak terima kalau tempat dia mencari makan di segel, sepertinya kata K , di sini ada timbang pilih
petugas,kalau mau di tutup sekalian aja semua cafe yang ada di kawasan sini di tutup,” tutup inisial K.

Sementara melalui kasat Pol PP kepada Datuk Sawir Kabid gakda yang memimpin tim, saat di konfirmasi Wartawan melalui pesan singkat whastapp belum membuahkan hasil,hingga berita di Terbitkan.

(Tim)