Bupati Labuhanbatu: ” keberadaan gereja hendaknya juga dapat berfungsi untuk membentuk akhlak atau budi pekerti”.

by -165 views

Labuhanbatu, Transparansi Indonesia.co.id Keberadaan gereja tidak hanya sebagai wadah dan simbol untuk beribadah bagi umat Kristen tetapi hendaknya juga dapat berfungsi untuk membentuk akhlak atau budi pekerti setiap insan jemaat yang lebih berkualitas dan taat kepada Tuhan” demikian diucapkan Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga, MKM, dalam pidato tertulisnya yang disampaikan oleh Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobbol Z Rangkuti pada acara peresmian pembangunan gedung Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Efata Sigambal jalan lintas Aek Nabara Kecamatan Rantau Selatan Senin 6 Juni 2022.

Kehadiran rumah Tuhan merupakan bukti keyakinan iman warga jemaat untuk mewujudkan suatu rumah ibadah yang benar-benar indah dan representative yang dapat dimanfaatkan untuk beribadah. Sesuai dengan visi pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu untuk mewujudkan masyarakat Labuhanbatu yang berkarakter maju dan sejahtera tahun 2024 dan juga meningkatnya rasa aman nyaman dan penuh kekeluargaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Ujar Hobbol

Baca juga:  IBI; "Di Labuhanbatu Ada 550 Orang Bidan"

Rasa aman dan nyaman selain dapat menciptakan pola pikir positif juga menjadi dasar kuat untuk mendorong motivasi harmonisasi dan investasi, terwujudnya ketentraman dan ketertiban serta kenyamanan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk menjadi salah satu dasar percepatan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu dan kegiatan strategis daerah pembangunan diantaranya wisata rohani di masjid Raya Rantau Prapat dan rehabilitasi rumah-rumah ibadah lainnya.

Semoga hari ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkokoh semangat kebersamaan serta memberikan nuansa baru dalam menumbuhkan tekad dan motivasi sebagai sesama warga jemaat dalam memanfaatkan gedung gereja ini secara optimal bagi peningkatan kualitas iman jemaat yang senantiasa bersyukur kepada Tuhan yang maha esa.sebut Hobol.

Di akhir pidatonya bupati Labuhanbatu melalui Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu berpesan untuk menjadikan rumah ibadah ini benar-benar sebagai rumah doa sehingga umat mengalami dan belajar taat kepada Tuhan.

Baca juga:  Hadiri Dialog GT-KLA Wawali Mor 'Hak Anak Terus Menjadi Perhatian Kami'

Sebelumnya pimpinan jamaat GMI Evata Sigambal Pdt.R.D. Sibarani, S.Th, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati labuhanbatu yang telah memberikan dukungan atas berdirinya Mereja Methodist Indonesia Efata Sigambal, semoga dengan kebersamaan ini dapat menemukan toleransi antar umat beragama di labuhan batu.

Dalam rangkaian acara tersebut majelis evata Sigambal memberikan simbol tanda kehormatan kepada bupati Labuhanbatu dalam hal ini diwakili Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobbol Z Rangkuti berupa Kain ulos dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti secara simbolis.

Turut hadir pada peresmian GMI tersebut
Pimpinan GMI wilayah 1 Bishop, pimpinan distrik 7 wilayah 1 Pdt.L Binuers, S.Th, pendeta, guru Injil, dan seluruh majelis jemaat efata Sigambal.

(Ok.Lubis)