Minsel, transparansiindonesia.co.id – Keberadaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan adalah sangat penting guna mendukung program dibidang pendidikan.
Fasilitas gedung sekolah, ruangan belajar yang baik dan representatif akan menjadikan proses belajar mengajar dapat terasa aman dan nyaman.
Maka dari itu, pemerintah terus berupaya melakukan revitalisasi dan rehabilitasi sejumlah gedung sekolah guna mendukung kegiatan belajar mengajar agar dapat berjalan aman dan nyaman dan dinikmati oleh peserta didik maupun tenaga pendidik.
Sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 4 Tompasobaru, yang terletak di desa Liandok, menjadi salah satu sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi gedung sekolah.
Terpantau oleh awak media ini pada Kamis (10/9), proses rehabilitasi gedung sekolah sementara dikerjakan oleh para tukang.
Kepala SMPN 4 Tompasobaru, Donny Poli S.Pd mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya tersebut mendapat bantuan revitalisasi untuk rehabilitasi sebanyak empat ruang kelas.
Dan hingga saat ini terlihat progres pengerjaan telah mencapai 50 persen.
Para tukang telah selesai melaksanakan pemasangan rangka baja dan langsung ditindaklanjuti dengan pemasangan atap (seng).
Selanjutnya para pengerja dan tukang melaksanakan pemasangan plafon yang terlihat sementara dilaksanakan ketika awak media bertandang ke lokasi SMPN 4 Tompasobaru.
Berada jauh dari pusat kecamatan dan pusat ekonomi, membuat desa Liandok menjadi desa terjauh jaraknya yang harus dilalui melewati jalan yang sudah sangat rusak, dan membuat biaya angkutan semakin mahal.
Namun, kepala sekolah Donny Poli mengatakan bahwa akan secepatnya menyelesaikan kegiatan pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah, termasuk tehelnisasi lantai ruangan kelas.
Kepada awak media ini, Kepsek Donny Poli mengatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan sarpras lainnya disekolah tersebut, berjumlah kurang lebih Rp.700 juta, sudah termasuk pajak.
Dan untuk jangka waktu pelaksanaan pengerjaan revitalisasi gedung ruangan kelas berlaku hingga November 2026 sebagaimana tertuang dalam SPK.
Ia pun menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Minahasa Selatan, Bupati Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Theodorus Kawatu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minsel, Kadis Arthur Tumipa yang berperan sehingga bantuan revitalisasi ruangan kelas boleh berlabuh di SMP Negeri 4 Tompasobaru.
“Terima kasih pak Bupati, terima kasih pak Wakil Bupati, terima kasih pak kepala dinas Dikbud Minsel yang boleh berperan dalam masuknya bantuan revitalisasi di sekolah kami, pastinya dengan direhabilitasi nya ruangan kelas akan lebih memotivasi kami para guru dan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar,” ujar Donny Poli.
Ia pun menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga anggaran dari kementerian tersebut boleh masuk di SMP Negeri 4 Tompasobaru, walaupun sekolahnya terletak jauh dari pusat kecamatan dan untuk sampai di sekolah tersebut tentunya harus melewati perjalanan yang tidak mudah. (Hen)*
