Kampar, TI. Warga Bangkinang Kota mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap antrian yang hampir setiap hari terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 14.284.622 yang berada di Jl. Raya Pekanbaru Bangkinang, Kelurahan Langgini, Kabupaten Kampar. Antrian panjang ini disebabkan oleh banyaknya pengguna sepeda motor yang memilih membeli pertalite yang lebih murah.
Dastrel, salah seorang warga Bangkinang Kota, mengaku sering mengantri sekitar setengah jam untuk membeli BBM pertalite. “Antriannya memang panjang, saya itu bisa setengah jam lebih buat antri beli pertalite di pom bensin dan kepanasan,” ucapnya.
Warga meminta pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan pengelola SPBU, untuk segera mencari solusi guna mengatasi masalah antrian yang terlalu panjang ini. Mereka berharap adanya langkah-langkah konkret seperti peningkatan fasilitas atau peningkatan kapasitas pelayanan di SPBU yang rawan antrian tersebut.
Operator SPBU yang dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa mereka hanya memiliki satu operator yang bekerja pada saat itu. Pihak SPBU diharapkan dapat menambah jumlah operator, terutama pada jam-jam sibuk, untuk mempercepat pelayanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai waktu-waktu yang tepat untuk mengisi bahan bakar atau menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai.
Dengan adanya solusi yang komprehensif, diharapkan pelayanan di SPBU dapat ditingkatkan dan keluhan masyarakat terkait antrian panjang dapat teratasi.
Seharusnya pihak SPBU dapat menambah jumlah operator, terutama pada jam-jam sibuk, untuk mempercepat pelayanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai waktu-waktu yang tepat untuk mengisi bahan bakar atau menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai juga dapat membantu mengurangi kepadatan. Dengan adanya solusi yang komprehensif, diharapkan pelayanan di SPBU dapat ditingkatkan dan keluhan masyarakat terkait antrian panjang dapat teratasi. (ROMI)
