Direktur IMF; “Indonesia Akan Jadi Pusat Perhatian Dunia.”

by -184 views

Jakarta/transparansiindonesia.com – Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Indonesia akan menjadi pusat perhatian utama dunia ketika menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (World Bank/WN) di Bali pada Oktober 2018.

“Semua mata di dunia ekonomi akan melihat Indonesia. Ini waktu yang tepat untuk memaparkan kisah sukses,” ujar Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, Sabtu (15/10).

Lagarde menambahkan, Indonesia juga bisa mendapatkan nilai tambah dari penyelenggaraan acara akbar ini karena ajang tahunan tersebut bisa meningkatkan kegiatan bisnis.

Terdapat juga dua paket Bali Cruises dan tiga paket berupa Napak Tilas Presiden Obama selama di Bali. Untuk Lombok, ditawarkan lima paket Gili Island menginap 2, 3, dan 4 hari. Komodo dengan 7 paket overland Komodo dan Flores.
“Acara ini akan meningkatkan bisnis karena orang-orang akan tinggal di hotel, makan di restoran dan menghabiskan uang. Akan ada ‘return’ di acara pertemuan tahunan itu,” ujarnya.

Baca juga:  Wakasad Tinjau Kesiapan Tim AARM Di Makopassus Cijantung Jakarta Timur

Lagarde menambahkan, Indonesia layak menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini karena mempunyai indikator ekonomi yang baik serta memiliki pondasi kebijakan yang memadai.

Indikator tersebut terlihat dari bauran kebijakan yang kuat serta mampu memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi maupun reformasi struktural, salah satunya kepada penerimaan pajak.

“Indonesia memiliki fokus dan efisiensi. Kemajuan itu terlihat dari proyeksi pertumbuhan 5,2 persen atau 5,3 persen,” ujar salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Parieisata menyiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi lainnya, yaitu Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba, dan Banyuwangi bagi delegasi IMF-WB.

Baca juga:  Fahris Badar; "Kasus Korupsi Bank DKI, HMI Minta Segera Dituntaskan"

Promosi 60 paket wisata ini merupakan hasil kerja sama antara Kemenpar dengan industri yang tergabung dalam Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Dinas Pariwisata.

Untuk Bali, disediakan total 33 paket wisata, di antaranya 28 Paket Sightseeing Bali berupa paket golf, yoga, spa, snorkeling dan diving, semuanya paket 1 hari.

Sementara, untuk Yogyakarta terdapat lima paket beserta Borobudur dan Prambanan. Selain itu juga disediakan empat paket tur Tana Toraja overlandtour 3,4 hari.

Kemudian ada lima paket menikmati eksotika Danau Toba dengan sekali terbang menuju Bandara Silangit atau Kualanamu. Lalu juga satu paket ke Banyuwangi via Gilimanuk.   (red/TI)