Tetty Paruntu; “Pengurus Golkar Yang Langgar AD/ART, Akan Diberikan Sanksi.”

by -177 views

  Sulut/transparansiindonesia.com – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP), menegaskan bahwa setiap pengurus yang melangggar AD/ART dan peraturan organisasi akan diberikan sanksi tegas.

“Pertama yang kami lakukan adalah mengevaluasi. Selanjutnya kalau sudah dinyatakan melanggar maka akan ada sanksi tegas berupa pemberhentiaan dari jabatannya di dalam kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara,” ucapnya, Rabu (24/1).

Keputusan tersebut merupakan musawarah bersama yang tertuang Rapat Pleno Diperluas DPD Partai Golkar Sulut tanggal 23 Januari yang berlangsung di Hotel Peninsula Manado. Setiap kader yang melannggar AD/ART itu sama dengan merongrong wibawa dan marwah Partai Golkar.

Baca juga:  AMTI Kritisi Penambahan Kursi di DPR, Dianggap Pemborosan Anggaran Negara Rp37 Miliar

Sebelum dilantik menjadi pengurus Partai Golkat Sulut pada November 2017 lalu, setiap kader sudah menandatangangi pakta integritas. Dalam poin pakta integritas tersebut tertuang bahwa kader yang melanggar aturan partai siap diberikan sanksi.

Semetara itu berkaitan dengan tahap verifikasi faktual KPU Sulawesi Utara, Paruntu meminta agar kader partai mendukung tahapan tersebut.

“Dalam rangka verifikasi faktual partai oleh KPUD Sulut maka diadakan penyempurnaan kepengurusan dalam struktur DPD Partai Golkar dengan tujuan mengakomodir 30 persen unsur perempuan,” kata dia.

Paruntu kembali menegaskan akan mengganti kader yang tidak menandatangani pakta integritas, tidak bersedia, masuk partai politik Lain serta ASN Aktif. Paruntu juga menegaskan mereka yang tidak pernah hadir dalam Kegiatan partai sebagaimana diatur dalam ketentuan organisasi yang diputuskan dalam Rapat Pleno Diperluas DPD PG Sulut tanggal 11 Des 2018 akan diganti.    (red/TI)*

Baca juga:  Erick Thohir Ditetapkan Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf