DPP Lemtari Selenggarakan Festival Budaya dengan Pemda Riau

by -282 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id — Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia ( LEMTARI ) Suhaili Husien .SH.

Datuk Mudo akan menyelenggarakan acara festival budaya nusantara se indonesia musyawarah Adat Nasional Lemtari (MUSDATNAS LEMTARI) yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 PebruariI sampai dengan 6 PebruariI 2020 di kota Bangkinang kabupaten kampar Riau nantinya .

“Demikian disampaikan Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lemtari Suhaili Husien .SH. melalui via WhatssAp Minggu (29/09/2019 Pukul 10.00 Wib. “Kegiatan yang diselenggarakan inibekerja kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia ( LEMTARI ) dengan beberapa kementrian seperti,, Kemenko Kemaritiman , Kemandagri , Kemendikbud dan Kominfo serta Pariwisata. Suhaili juga menjelaskan ” Pada acara tersebut akan di hadiri oleh seluruh Pemda Kabupaten kota dan propinsi se indonesia dan juga seluruh Pengurus dan anggota Lemtari se Nusantara serta Sultan dan Raja seIndonesia.

Baca juga:  'Kolintang' dari Sulut Merambah Dunia, Tengker; "Mari kita Pelihara dan Lestarikan Warisan Budaya Kawanua"

“Direncanakan juga pada acara puncaknya akan di di hadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo ,dalam acara tersebut Lemtari juga akan fokus membahas tentang musyawarah Adat Nasional Lemtari (MUSDATNAS LEMTARI) yang nanti nya dari menghasilkan MUSDATNAS itu akan terbit beberapa Peraturan Adat Nasional ( PERDATNAS ) ungkap Suhaili Datuk Mudo.

“Pada puncak acara hasil musdatnas itu akan langsung di serahkan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untk menjadi bahan pertimbangan beliau untuk di ajukan menjadi undang undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia .

Baca juga:  AMTI; "Rencana Menkumham Bebaskan Koruptor Ditengah Perangi Wabah Covid-19"

“Kemudian Suaili Datuk Mudo menambahkan ” Hal tersebut kita laksanakan seperti itu guna untk mengimplementarikan makna dari Tali Berpilin Tiga dan Tiga Tungku Sajarangan ,dengan arti yang maksud menjalankan Tiga hukum, yaitu Hukum Agama, Hukum Negara dan Hukum Adat.

“Jadi ketiga hukum inilah yg mengatur cara berkehidupan masyarakat indonesia dengan baik dan benar, apa bila kita bisa menyikapi dan mentaati ke tiga hukum ini pastilah kita selamat dunia dan akhirat ujar Suhaili Datuk Mudo. ” Insyah Allah kegiatan kita ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati kampar dan seluruh jajaran nya kata Suhaili mengakhiri .

(Dien Puga)*