AJP Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

by -13 views

  Sulut, transparansiindonesia.co.id — Legislator Senayan asal Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Golkar, Adrian Jopie Paruntu, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yang digelar di Amurang pada 15 Juli 2020.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu tugas dari Legislator Senayan dalam rangka menumbuhkan dan memperkuat rasa nasionalisme atau rasa cinta tanah air, warga negara terhadap bangsa dan negara.

Anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar Adrian Jopie Paruntu yang juga merupakan anggota komisi X DPR-RI mengatakan bahwa empat pilar kebangsaan adalah satu hal penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena Pancasila adalah pemersatu bangsa, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

Baca juga:  Minsel Basis AJP, Ini Target Perolehan Suara

  “Empat Pilar merupakan jati diri bangsa, jadi mari kita tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena dengan empat pilar kebangsaan kita bisa menangkal hal-hal yang bisa merong-riong dan coba mengganti dasar negara, dengan persatuan dan kesatuan yang kuat kita bisa membangun bangsa Indonesia, termasuk kita membangun Provinsi Sulawesi Utara,” kata Adrian Jopie Paruntu.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar, tetap dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, karena dalam rangka mencegah dan memerangi penyebaran Covid-19.

Dan Dikesempatan itu pula, karena dimasa pandemi Covid-19 saat ini, Adrian Jopie Paruntu terus mengingatkan kepada warga masyarakat untuk selalu menerapkan 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak, guna memerangi penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Gelar Reses, AJP Tatap Muka dengan Warga Minsel

“Karena kita berada dimasa pandemi Covid-19 saat ini, saya terus mengingatkan kepada kita semua untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam upaya kita bersama mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, budayakan selalu 3M, dan semoga pandemi Covid-19 akan secepatnya berakhir dan kita bida beraktivitas seperti biasa,” ujar Generasi Millenial Sulut tersebut.

(Hengly)*