SHS Berpulang, Oratmangun; Selamat Jalan Senior

by -11 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina DR.Sinyo Harry Sarundayang meninggal dunia di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta pada Sabtu dini hari 13 Februari 2021.

Kepergian sosok yang menjadi panutan di Indonesia, dimana beberapa kali dipercayakan sebagai pejabat Gubernur yakni di Provinsi Maluku dan Malut.

Kepergian dari sosok yang merupakan mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode tersebut, mendapat perhatian dari sesama duta besar, salah satunya datang dari Dubes RI untuk Tiongkok (China) Djauhari Oratmangun.

“Saya dan Seluruh staff KBRI Beijing ikut berduka cita atas wafatnya Bapak Dubes RI untuk Filipina, S.H. Sarundajang,” ujar Djauhari Oratmangun.

Dikatakannya semoga Almarhum sosok SH Sarundayang mendapat tempat yang layak disisi Tuhan YME dan agar Ibu Deetje Sarundajang dan Keluarga Besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi hal ini.

Baca juga:  CEP Himbau Warga Tetap Tenang dan Tunggu Hasil Resmi KPU

SH Sarundajang adalah Ketua Badge bagi Djauhari Oratmangun bersama para Dubes lainnya, mereka dilantik sama-sama pada 20 Februari 2018. Sosok SH Sarundayang adalah seorang Patriot sejati yang sejak usia dini mengabdi pada Republik.

“Yang saya ingat benar pada saat Maluku sedang porak poranda akibat konflik, Beliau ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Maluku dan Maluku Utara untuk meredam situasi disana, Gubernur Sulut dua periode dengan gebrakan awal World Ocean Conference di Manado dan tentunya karya-karya lainnya setelah itu, ” tambah Djauhari Oratmangun.

SHS hadir pada saat Ayah dan kemudian Ibu meninggal di Manado dan disemayamkan di Desa Kamangta.

Baca juga:  Golkar-PAN Bangun Poros Baru, Ubah Peta Politik Jelang Pilkada Bitung

” Yang saya ingat ada cerita menarik saat Saya dari Moskow berkunjung ke Indonesia jumpa beliau di Jakarta yang saat itu masih menjabat Gubernur Sulut. Katanya “Ngana mesti ka Manado lihat Ngana Pe Mama dan Papa, kita beli tiket besok ikut sama kita”.  Ujar Oratmangun.

Kemudian keesokan harinya Djauhari Oratmangun bersama SHS menuju ke Manado dengan naik Batik Air dan Djauhari berjumpa Ayah dan Ibu-nya di desa Kamangta.

“Selamat jalan  Dubes RI untuk Filipina Om Sarundajang (saya biasa memanggil Beliau Om), Terima kasih atas Dharma Baktinya untuk Republik, Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” ujarnya.

(red)*