Rela Berlumpur-lumpuran, Srikandi Banteng Ini Ikut Bersama Warga Bersihkan Material Longsor

Minsel808 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Akses jalan Mopolo-Powalutan kembali longsor setelah, setelah guyuran hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Kabupaten Minahasa Selatan pada Rabu sore hingga malam hari (3/3).

Padahal sebelumnya juga, pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui dinas terkait telah mengirimkan alat berat pada beberapa waktu lalu untuk membersihkan material longsor yang terjadi pada pekan lalu.

Longsor kali ini adalah longsor yang entah ke berapa kalinya terjadi, dan material longsor menutupi badan jalan kurang lebih 30 meter panjangnya, sehingga akses jalan dari Mopolo ke Powalutan ataupun sebaliknya tertutup.

Dan oleh respon cepat masyarakat dari kedua desa yakni Desa Powalutan dan Desa Mopolo maka pada Kamis pagi (4/3) langsung melaksanakan pembersihan material dengan alat seadanya.

Kegiatan kerja bakti membersihkan material longsor di Walepongkor tersebut juga melibatkan dari pihak TNI yang bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Powalutan dan Mopolo.

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, juga terlihat sosok wanita tangguh, yang merupakan Ketua PAC PDIP Kecamatan Ranoyapo Lidya Langoy ikut serta dalam pembersihan material longsor di Walepongkor tersebut.

Aksi Lidya Langoy Bersihkan Material Longsor  Wanita yang merupakan warga Desa Powalutan, tersebut mengatakan bahwa bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara salah satunya yakni dengan ikut berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan contohnya seperti kegiatan kerja bakti, yang dimana akses jalan tersebut sangat penting dan urgen untuk segera dibersihkan karena merupakan akses vital masyarakat Powalutan, Beringin dan Mopolo Raya dalam melaksanakan aktivitas.

Baca juga:  Momentum Hardiknas 2026, NVM; Pendidikan Fondasi Utama Masa Depan Bangsa

“Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti ini, rela berlumpur-lumpuran membersihkan material longsor, ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sebagai warga negara, ada kebanggaan tersendiri bagi kita bersama masyarakat ikut dalam kegiatan seperti ini,” ujar Srikandi Banteng Kecamatan Ranoyapo tersebut.

Walaupun ditengah kesibukannya, ia selalu ada untuk merespon keluhan masyarakat, berbuat untuk masyarakat bahkan beberapa melakukan sesuatu yang dampak positifnya dirasakan oleh masyarakat banyak.

Ia pun mengapresiasi akan kerja sama, kerja nyata yang ditunjukkan oleh masyarakat dalam kerja bakti membersihkan material longsor di Walepongkor tersebut, dimana karena ada kerja keras dan kerja sama sehingga wujud nyata kerja bersama berhasil diwujud-nyatakan demi kepentingan bersama.

“Saya salut dan bangga dengan kerja keras dan kerja sama yang ditunjukkan oleh kita semua, karena selama kita ada niat dan kemauan pastinya apa yang kita kerjakan, akan menghasilkan sesuatu yang hebat, contohnya seperti ini, akses jalan sudah bisa dilewati berkat kerja keras dari kita semua,” kata wanita cantik yang merupakan ibu dari 2 putri dan 1 putra, dan juga adalah sebagai Ketua Pembangunan Jemaat GMIM Powalutan.

Baca juga:  Seleksi Mahasiswa Kedokteran Unima Dipersoalkan, Peserta Minta Audit Menyeluruh

Salah satu masyarakat Powalutan Niko Sumangkut mengatakan bahwa apa yang ditunjukkan oleh sosok wanita cantik dan tangguh Lidya Langoy sangat layak dan pantas untuk memimpin desa Powalutan, karena kerja nyata dan kerja keras selalu ia tunjukkan membantu masyarakat disegala bidang, dan lebih dari itu selalu berusaha dengan respon cepat akan keluhan masyarakat demi kepentingan banyak orang atau kepentingan bersama.

Ia pun berharap agar nantinya, sosok Lidya Langoy mau mencalonkan diri sebagai Calon HukumTua dalam gelaran Pilhut Powalutan nanti, dan pastinya dengan apa yang ia tunjukkan selama ini yakni selalu ada untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat, diyakini ia akan mampu memenangi pertarungan dalam Pilhut Powalutan mendatang.
(Hengly)*