Ketua Elang 3 Hambalang Minta Kemenhut Raja Juli Jangan Omon” Untuk Meberantas Mafia Hutan Lindung di Riau

RIAU249 Dilihat

 

Riau, Transparansiindonesia.co.id Ketua Elang 3 Hambalang meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang dipimpin oleh Menteri Siti Nurbaya Bakar untuk serius dalam menangani kasus mafia hutan lindung di Riau. Mereka telah mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran dan meminta Kemenhut untuk segera melakukan tindakan.

Mereka juga meminta agar Kemenhut melakukan penyitaan terhadap lahan hutan lindung yang telah dikuasai oleh mafia, dan mengembalikannya ke negara untuk kemudian dikelola untuk kesejahteraan masyarakat Riau.

Jika tidak ada tindakan dari Kemenhut dalam waktu dekat, Elang 3 Hambalang mengancam akan menggarap lahan hutan lindung seluas 20.000 ha.

Baca juga:  Pemuda di Kampar Ditangkap, Ngaku Beli Uang Palsu Rp. 1 Juta di Facebook!

“Saya berharap kepada Kemenhut serius dalam menangani hutan riau ini,apalagi beliau orang riau (kuansing) putera asli riau. Kami dari elang 3 hambalang sudah mengantongi Mafia-mafia lahan di riau, sekarang kami minta pak menteri serius dalam membasmi Mafia-mafia lahan ini dan jangan lip servis, “ucap Pebriayan Winaldi.

Lanjut Pebriayan, hentikan la permainan dibalik layar selama ini,serius lah untuk menyelamatkan aset bangsa ini, banyak yang sudah puluhan tahun mafia lahan di riau ini menikmati tanpa bayar pajak, ayo kita transparan ,karna kami sudah pantau semua gaya Penjajah-penjah di riau ini,saya minta segera kemenhut sita semua lahan hutan lindung di riau untuk kembalikan kenegara dan mensejahterakan masyarakat riau,kalo tidak ada tindakan kemenhut, dalam waktu dekat kami dari elang 3 hambalang akan garap juga lahan hutan lindung 20.000ha nanti nya, “Tegas Pebriayan Winaldi.(RED)

Baca juga:  Elang 3 Hambalang Riau Siap Terbang Tinggi: Pelantikan Pengurus Provinsi dan 12 Kabupaten/Kota Segera Digelar

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *