Minsel, transparansiindonesia.co.id – Upaya intervensi Stunting didalamnya pencegahan dan penurunan angka stunting terus menjadi prioritas kerja pemerintah desa Lindangan, Kecamatan Tompasobaru.
Berbagai upaya dilaksanakan oleh jajaran pemerintah desa termasuk didalamnya pemberian edukasi dan kegiatan posyandu.
Melalui kegiatan posyandu desa yang dilaksanakan setiap bulan, pemerintah desa Lindangan giat melakukan intervensi stunting.
Dimana dalam giat Posyandu tersebut, pemerintah desa memberikan makanan tambahan kepada peserta Posyandu terutama prioritas kepada ibu hamil, balita dan bayi rawan stunting.
Penjabat HukumTua desa Lindangan, Pingkan Tewu mengatakan bahwa pihaknya terus giat melakukan intervensi stunting salah satunya melalui kegiatan posyandu.
Seperti yang terlihat dalam giat Posyandu desa Lindangan di bulan Agustus, pemerintah desa Lindangan memberikan makanan tambahan guna menambah asupan gizi para ibu hamil dan balita.
“Mensupport dan mendukung program-program pemerintah maka pemerintah desa Lindangan terus melakukan upaya-upaya dalam rangka intervensi stunting salah satunya pemberian makanan tambahan dalam kegiatan posyandu desa,” jelas Pingkan Tewu.
Dikatakan Penjabat HukumTua Pingkan Tewu bahwa makanan tambahan yang diberikan dalam kegiatan posyandu dibelanjakan melalui anggaran dana desa sesuai dengan apa yang tertata dalam APBDes.
“Untuk kegiatan posyandu sudah ada alokasi anggarannya, termasuk belanja makanan tambahan, hal ini dalam rangka kita memenuhi dan menambah asupan gizi para ibu hamil dan balita agar tidak terkena stunting,” ujarnya.
Selain pemberian makanan tambahan, giat posyandu desa Lindangan juga ada pelayanan pemeriksaan kesehatan, termasuk para lansia dan remaja.
Dimana kegiatan posyandu di desa Lindangan ada tiga kegiatan seperti Posyandu Lansia, Posyandu remaja dan posyandu balita dan ibu hamil.
Maka dari itu, ia mengajak kepada warga masyarakat wajib Posyandu untuk secara rutin datang dan hadir di kegiatan posyandu, terlebih para Ibu hamil dan orang tua yang memiliki bayi dan balita. (Hen)*
