“Edukasi Keselamatan Berkendara Warnai Aksi Berbagi Ramadan Ditlantas Polda Sulut dan Bapenda Sulut”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUMAS POLDA SULUT,- Semangat Berbagi pada Bulan Suci Ramadhan, dimaknai sebagai momentum memperkuat Kepedulian Sosial sekaligus membangun kedekatan antara Aparat Pemerintah dan Masyarakat.
Nilai kebersamaan tersebut tercermin melalui Aksi Simpatik yang digelar oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara bersama, Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Utara dengan membagikan Ratusan Paket Takjil kepada para Pengguna Jalan di Depan Markas Polda Sulawesi Utara, Rabu (4/3/2026) sore.
Kegiatan sosial yang berlangsung di kawasan strategis Kota Manado tersebut dimulai sekitar pukul 17.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Dasveri Abdi.
Aksi kemanusiaan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Direktorat Lalu Lintas, Kepala Bapenda Sulut bersama staf, serta personel Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di lingkungan Ditlantas Polda Sulut.
Sebanyak 500 paket takjil disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat yang masih menjalankan aktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Para penerima takjil terdiri atas pengemudi ojek daring, sopir angkutan kota, pengendara roda dua, serta masyarakat umum yang melintasi jalur utama di depan Mapolda Sulut.
Antusiasme warga terlihat tinggi sehingga seluruh paket yang disediakan habis terbagikan dalam waktu singkat.
Selain menghadirkan semangat berbagi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas.
Personel Ditlantas menyampaikan imbauan secara persuasif kepada para pengendara mengenai penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta pentingnya menjaga keselamatan selama berkendara.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulut melalui Wakil Direktur Lalu Lintas, Dasveri Abdi, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari upaya menghadirkan kepolisian yang dekat dengan masyarakat.
Ramadhan menjadi momentum memperkuat nilai kemanusiaan sekaligus menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai tertib berlalu lintas. Pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dinilai efektif menciptakan komunikasi yang lebih terbuka antara aparat dan masyarakat.
“Melalui kegiatan berbagi pada bulan suci Ramadhan, kepolisian bersama Bapenda Sulut ingin menghadirkan energi positif bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Aksi tersebut juga menjadi ruang dialog yang santun untuk mengingatkan pentingnya keselamatan selama berkendara,” ujar Dasveri.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan sosial yang dikemas dengan pendekatan humanis akan terus digalakkan sebagai bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Sulawesi Utara.
Hubungan harmonis antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
