Minsel, transparansiindonesia.co.id – Jenjang pendidikan sekolah dasar di Kabupaten Minahasa Selatan mulai melaksanakan ujian akhir sekolah (UAS) sejak Selasa 5 Mei 2026.
Pelaksanaan ujian akhir sekolah di jenjang SD direncanakan akan berlangsung selama lima hari hingga pada Senin pekan depan (11/5/2026).
Semua sekolah dasar di Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan ujian akhir sekolah yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas VI (enam), termasuk beberapa SD di Kecamatan Maesaan.
Sebagaimana pantauan awak media ini di sejumlah sekolah dasar di Maesaan, pelaksanaan ujian akhir sekolah dihari pertama berjalan dengan baik dan lancar.
Pelaksanaan UAS di beberapa sekolah, ada yang melaksanakan secara online dan ada pula sekolah yang melaksanakan ujian secara manual.
Diketahui, ada 10 mata pelajaran (mapel) yang diujiankan pada pelaksanaan ujian akhir sekolah, dan setiap harinya ada dua mata pelajaran yang menyajikan sejumlah soal atau pertanyaan yang harus dijawab oleh para siswa.
Sebelumnya juga, pada beberapa pekan lalu kelas VI jenjang sekolah dasar juga telah mengikuti tes kemampuan akademik (TKA).
Dan pelaksanaan ujian akhir sekolah merupakan kegiatan dalam rangka menguji kemampuan para siswa dibidang akademik dengan sejumlah pertanyaan dibeberapa mata pelajaran.
Ujian akhir sekolah merupakan sangat penting dalam rangka mengukur kemampuan para siswa, dan menjadi salah satu faktor penentu kelulusan dari masing-masing siswa.
Sejumlah kepala sekolah mengatakan bahwa mereka terus mendorong para siswa untuk giat dan rajin belajar, dan terus memotivasi para siswa sebelum mengerjakan dan menjawab soal-soal dalam ujian.
Pelaksanaan ujian akhir sekolah jenjang SD di beberapa sekolah di Kecamatan Maesaan juga mendapat monitoring dari sejumlah pihak baik pengawas bina, pengawas domisili maupun dari dinas terkait.
Dan berikut adalah beberapa sekolah dasar di Kecamatan Maesaan yang melaksanakan ujian akhir sekolah;
– SD Negeri Lowian, diikuti oleh sebanyak 6 siswa.
Kepala Sekolah: Helty Desje Tewu SPd
– SD Inpres Lowian, diikuti sebanyak 6 siswa.
Kepala Sekolah: Agrace Puah S.Pd
– SD GMIM Tumani, diikuti sebanyak 18 siswa
Kepala Sekolah: Youke Lady Punu S.Pd
– SD GP Tumani, diikuti sebanyak 13 siswa
Kepala Sekolah: Sofie Ratag SPd
– SD Negeri Kinaweruan, diikuti sebanyak 6 siswa.
Kepala Sekolah: Olviane Koho S.Pd
– SD Inpres Liningaan, diikuti sebanyak 4 siswa.
Kepala Sekolah: Fonny Malonda S.Pd
– SD GMIM Tambelang, diikuti oleh sebanyak 16 siswa, (10 online, dan 6 manual).
Kepala Sekolah: Magrita Rondonuwu SPd.MM
– SD katolik Tambelang, diikuti sebanyak 6 siswa.
Kepala Sekolah: Lidya Kowaas SPd
– SD Inpres Tambelang, diikuti sebanyak 3 siswa.
Kepala Sekolah: Syulce Donggio SPd.
– SD Inpres Bojonegoro, diikuti oleh sebanyak 8 siswa, (pelaksanaan ujian online).
Kepala Sekolah: Agnes Lolowang S.Pd.
Para kepala sekolah pun berharap agar para siswa dapat mengikuti ujian akhir sampai selesai pelaksanaan, dan setiap sekolah dapat lulus seratus persen, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Mereka pun berharap agar peran dari orang tua dapat lebih dioptimalkan lagi terlebih dalam mengarahkan para siswa sebagai kelas ujian untuk lebih giat dan rajin belajar dirumah.
“Kita terus mendorong para siswa kelas VI untuk rajin dan giat belajar agar dapat menjawab setiap soal pertanyaan dalam ujian dengan baik dan benar, begitupun agar para orang tua dapat lebih memotivasi setiap siswa dan bisa menjaga kesehatan agar mereka dapat mengikuti ujian hingga akhir pelaksanaan,” ujar Kepsek Magrita Rondonuwu selaku Ketua K3S Maesaan mewakili para kepala sekolah. (Hen)*
