Gerak Cepat, Pemdes Kinamang Satu Laksanakan Rabat Beton Melalui Anggaran Dandes

Maesaan, Minsel40 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemerintah desa Kinamang Satu, Kecamatan Maesaan gerak cepat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur desa.

Gerak cepat pemerintah desa Kinamang Satu terlihat dalam laporan penggunaan anggaran dana desa, sehingga realisasi dana desa tahun 2026 berhasil diserap untuk selanjutnya digunakan dalam membiayai beberapa kegiatan yang ada di desa.

Salah satu kegiatan yang kini sementara direalisasikan oleh pemerintah desa adalah dibidang pembangunan desa yakni pembangunan infrastruktur desa dalam bentuk rabat beton bahu jalan desa.

Penjabat HukumTua desa Kinamang Satu, Theresia Mamahit mengatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan rabat beton bahu jalan desa merupakan hasil dari musyawarah desa yang selanjutnya dituangkan dalam APBDes.

Dijelaskan penjabat HukumTua Theresia Mamahit bahwa pelaksanaan pengerjaan rabat beton bahu jalan dalam rangka meningkatkan luas jalan yakni pelebaran akses jalan mengingat jalan tersebut merupakan pintu masuk ke desa Kinamang Satu dan desa Kinamang.

“Kita laksanakan pengerjaan rabat beton bahu jalan sehingga akses jalan desa tersebut menjadi lebar dan memperlancar mobilitas dan aktivitas warga, juga bagian dari memperindah lingkungan desa, program tersebut sesuai dengan apa yang dihasilkan dalam musyawarah desa yang kita tuangkan dalam APBDes,” jelas Theresia Mamahit.

Baca juga:  Koramil Motoling Terus Kawal Pengerjaan Pembangunan Jembatan Lompad

Pelaksanaan pengerjaan rabat beton bahu jalan desa diketahui dibiayai menggunakan anggaran dana desa sebesar Rp. 128.637.750 sudah termasuk pajak.

Untuk volume pengerjaan ada dua jenis yakni rabat beton type 1 dengan volume panjang 190 meter, lebar 1,60 meter dan T 15 Cm. Sementara pengerjaan rabat beton type 2 yakni P – 116 M, L – 2,76 M dan T – 15 Cm.

“Untuk lokasi pelaksanaan pengerjaan tersebut berlokasi di Jaga 1 dan Jaga 2 desa Kinamang Satu,” ucap Theresia Mamahit.

Dikatakan penjabat HukumTua Theresia Mamahit bahwa untuk sistem pelaksanaan pengerjaan dilaksanakan dengan sistem padat karya tunai yakni dengan melibatkan warga masyarakat dalam proses pengerjaan.

Sehingga dengan keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan, masyarakat juga mendapat lahan pengerjaan yang tentunya berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi warga, masyarakat yang melaksanakan pekerjaan dan juga mengawasi proses pengerjaan.

Baca juga:  Bus Rombongan Peserta Hapsa W/KI GMIM Alami Kecelakaan Di Ruas Jalan Lompad Baru - Pontak

Selanjutnya, ia pun menghimbau seluruh masyarakat Kinamang Satu untuk nantinya setelah pengerjaan selesai diharapkan agar aset desa yang dikerjakan melalui dana desa untuk dapat terus dijaga dan dipelihara seperti rabat beton bahu jalan tersebut.

Theresia Mamahit juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat kiranya terus mendukung dan mensupport program-program pemerintah desa yang kesemuanya dimaksudkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Selain dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa, anggaran dana desa Kinamang Satu juga diperuntukkan untuk membiayai beberapa kegiatan lainnya seperti kegiatan posyandu dan beberapa kegiatan yang masuk dalam prioritas penggunaan dana desa.

Hingga saat ini, diketahui desa Kinamang Satu menjadi satu-satunya desa yang telah berhasil menyerap dana desa dan melaksanakan pengerjaan pembangunan infrastruktur (fisik) desa sehingga menjadikan Kinamang Satu tercepat dalam proses pencairan dana desa tahun 2026. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *