Manfaatkan Dana Desa 2026, Pemdes Tumani Kerjakan Pembangunan Talud Dan Perkerasan Jalan

Minsel10013 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Program kerja pemerintah desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan terus digenjot termasuk program dibidang pembangunan desa.

Saat ini hampir semua desa bergantung pada anggaran dana desa dalam melaksanakan setiap pembangunan maupun kegiatan lainnya yang ada di desa.

Pengalokasian anggaran dana desa, telah ditetapkan pada tujuh (7) program prioritas penggunaan anggaran dana desa, dan seperti diketahui bersama bahwa tahun ini anggaran dana desa mengalami pemangkasan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai salah satu desa penerima manfaat anggaran dana desa, desa Tumani harus cerdas dan pintar dalam pengalokasian anggaran dana desa sehingga memberikan dampak manfaat bagi masyarakat.

Salah satu program kerja pemerintah desa Tumani ditahun 2026 adalah bidang pembangunan infrastruktur desa, dan yang telah disepakati dalam musyawarah desa adalah peningkatan akses jalan lorong desa.

Berlokasi di Jaga V (lima) desa Tumani, pemerintah desa melalui tim pelaksana kegiatan sementara melaksanakan pengerjaan pembuatan talud penahan jalan.

Baca juga:  Chifny; SD Advent Sukses Gelar Simulasi TKA

Dimana jalan tersebut memang sudah sangat dibutuhkan dilaksanakan peningkatan, apalagi sudah ada beberapa keluarga yang membangun rumah tempat tinggal di lokasi tersebut.

“Kegiatan pengerjaan ini juga merupakan bagian dari kami pemerintah desa Tumani dalam perluasan pemukiman warga, dan juga akan bisa berfungsi menjadi jalan lingkar desa,” jelas penjabat HukumTua desa Tumani Fesna Assa.

Selain dilaksanakan pembangunan atau pembuatan talud penahan jalan, juga akan langsung ditindaklanjuti dengan perkerasan jalan tersebut, dimana akan menggunakan material berupa koral untuk selanjutnya dilakukan penimbunan dan perkerasan jalan.

Anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan pembangunan peningkatan akses jalan lorong tersebut berjumlah sekitar Rp.131.353.000 untuk dua jenis kegiatan yakni pembuatan talud dan perkerasan jalan.

Dan untuk volume pengerjaan pemasangan talud sepanjang 135 meter baik sisi kanan maupun kiri jalan, dengan lebar jalan 4 meter.

Penjabat HukumTua Fesna Assa mengatakan bahwa kegiatan pelaksanaan pengerjaan pembuatan talud dan perkerasan jalan tersebut, sesuai dengan hasil musyawarah desa, dimana sudah sangat dibutuhkan dilaksanakan peningkatan akses jalan dalam upaya memperlancar aktivitas masyarakat.

Baca juga:  KDMP Tumani Mulai Jalankan Usaha, Jadi Pioneer Di Wilayah Minsela

“Tentunya pembangunan berkelanjutan akan lebih terasa manfaatnya, jadi peningkatan akses jalan lorong ini selain upaya meningkatkan mobilitas dan memperlancar aktivitas masyarakat juga nantinya akan berfungsi menjadi jalan lingkar desa,” jelas Fesna Assa.

Pelaksanaan pengerjaan terlihat sangat memperhatikan kualitas pengerjaan dimana dalam proses pengerjaan terus mendapat pendampingan dari tim pendamping desa dan terus dipantau oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Selanjutnya Fesna Assa mengajak warga masyarakat untuk dapat mendukung dan mensupport program-program pemerintah desa, dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat desa untuk mewujudkan kesejahteraan warga masyarakat.

Ia pun meminta agar setelah pelaksanaan pengerjaan telah selesai dilaksanakan, agar warga masyarakat dapat secara bersama-sama menjaga dan merawat aset desa yang seperti jalan desa yang dibangun melalui anggaran dana desa. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *