Kapolsek Tompasobaru; Pentingnya Kolaborasi Wujudkan Stabilitas Kamtibmas Yang Kondusif

Minsel16875 Views
Kapolsek Tompasobaru Iptu Torro Aldiano Pondaag Menyampaikan Himbauan dalam Giat Rakorev

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Kepala Kepolisian Sektor Tompasobaru (Kapolsek Tompasobaru) Iptu Torro Aldiano Pondaag SH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Iptu Torro Aldiano Pondaag dalam kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi Kecamatan Tompasobaru, yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026 di desa Karowa.

Dalam kesempatan tersebut, perwira polisi dua balok tersebut menekankan tentang situasi Kamtibmas diwilayah tugas Polsek Tompasobaru yakni Kecamatan Tompasobaru dan Kecamatan Maesaan untuk kiranya selalu dapat dijaga dan bahkan ditingkatkan.

Dimana, memasuki bulan kemerdekaan (Agustus) seringkali muncul dan timbul gesekan-gesekan kecil yang berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas.

Apalagi gangguan Kamtibmas yang terjadi sering dilakukan oleh anak-anak muda (AAM) dan membuat terjadinya keributan sehingga menganggu kenyamanan warga masyarakat.

Maka dari itu, Kapolsek Torro Aldiano Pondaag menekankan tentang pentingnya para orang tua yang memiliki anak-anak muda untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, jangan sampai terlibat tindak pidana.

Kamtibmas yang aman dan nyaman merupakan dambaan kita semua, maka dari itu saya mengajak kita semua termasuk elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan stabilitas Kamtibmas yang aman dan nyaman dilingkungan masing-masing, begitupun para orang tua untuk lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak diluar rumah jangan sampai terlibat kasus tindak pidana, baik menjadi korban maupun menjadi pelaku pidana,” ujar Kapolsek Torro Aldiano Pondaag.

Dikatakannya pula bahwa pihak Polsek Tompasobaru selalu merespon cepat setiap laporan dan informasi yang masuk apabila terjadi gangguan kamtibmas diwilayah hukum Polsek Tompasobaru.

Pihak kepolisian sektor Tompasobaru tentunya selalu mengambil langkah-langkah hukum yang profesional, transparan, dan tentunya akuntabel dalam menangani setiap laporan dan masalah.

Baca juga:  Franko Dilaporkan Ke Polsek Motoling Atas Dugaan Penganiayaan, Betsy; Kita Proses Sesuai Hukum

Selanjutnya dalam rakorev tersebut, Iptu Torro Pondaag mengatakan bahwa pelayanan di Mako Polsek Tompasobaru selalu dilakukan secara profesional, dan tidak dipungut biaya.

Maka dari itu, Polsek Tompasobaru mendapatkan tingkat kepuasan dan kepercayaan publik yang cukup tinggi, oleh karena masyarakat merasa puas dengan pelayanan dan kinerja Polsek Tompasobaru.

Dalam penyampaiannya pula dalam giat tersebut, Kapolsek Tompasobaru mengingatkan tentang bahaya El Nino yang saat ini melanda hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Minahasa Selatan.

Dimana pada kemarin hari (Selasa, 4/8) telah dilaksanakan apel siaga El Nino di Mako Polres Minsel yang dihadiri oleh pimpinan daerah dalam hal ini Bupati, serta Kapolres dan unsur Forkopimda Minahasa Selatan.

Untuk diketahui, El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di atas rata-rata normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.

Peristiwa ini mengganggu pola angin dan sistem iklim global, yang secara umum memicu penurunan curah hujan serta musim kemarau yang lebih panjang dan kering di Indonesia.

Proses terjadinya El Nino adalah;

Pemanasan Laut: Suhu air laut di Pasifik ekuatorial tengah-timur menjadi jauh lebih hangat dari biasanya.

Perubahan Angin: Angin pasat timur yang biasanya bertiup dari timur ke barat melemah atau berbalik arah.

Pergeseran Awan: Pertumbuhan awan hujan bergeser ke arah Samudra Pasifik, sehingga wilayah Indonesia kekurangan pasokan awan hujan.

Adapun dampak jika terjadinya El Nino yakni;

Kekeringan: Curah hujan berkurang drastis, memicu krisis air bersih dan menyusutnya sumber air irigasi.

Baca juga:  Iptu Torro Pondaag Bertindak Selaku Inspektur Upacara Penurunan Bendera Di Tompasobaru

Suhu Ekstrem: Cuaca terasa jauh lebih panas dan terik pada siang hari.

Risiko Kebakaran: Peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kekeringan.

Pertanian Terganggu: Menurunnya produktivitas hasil panen dan gagal tanam bagi para petani.

Maka dari itu, Kapolsek Torro Aldiano Pondaag mengatakan agar warga masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan maupun lahan, serta selalu waspada ketika melakukan aktivitas dirumah ketika menggunakan alat-alat yang berpotensi timbulnya kebakaran seperti aktivitas didapur maupun aktivitas menggunakan alat-alat listrik.

Kemudian, dihadapan para peserta rakorev yang turut dihadiri oleh para HukumTua maupun perwakilan desa, Kapolsek Tompasobaru mengatakan juga terkait kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan dalam rangka memeriahkan perayaan HUT Ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Warga masyarakat diajak untuk lebih meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme, melaksanakan instruksi-instruksi pemerintah termasuk memasang bendera merah putih didepan halaman rumah.

“Semangat nasionalisme dalam diri kita harus terus dijaga dan ditingkatkan, para pendahulu telah mengorbankan jiwa dan raga, waktu dan materi untuk kemerdekaan Republik Indonesia, saatnya kita mengisi kemerdekaan ini dengan mematuhi himbauan-himbauan pemerintah termasuk memasang atau mengibarkan bendera merah putih didepan rumah masing-masing, dan yang paling penting dari isi kemerdekaan dengan berkarya nyata bagi bangsa dan negara,” ajak Iptu Torro Pondaag.

Kepada para HukumTua, Kapolsek Torro Pondaag meminta agar apa yang telah disampaikannya tersebut untuk selanjutnya dapat disosialisasikan dan di edukasikan kepada masyarakat, dalam rangka dan upaya mewujudkan stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayah Kecamatan Tompasobaru dan Maesaan. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *