“163 Emas, 102 Perak, 97 Perunggu, Bonus Atlet Manado Menanti”.

TRANSPARANSIINDONESIA.CO.ID, OLAHRAGA, MANADO,- Penantian panjang para atlet serta pelatih Kontingen Manado peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara 2025 mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kota Manado mengusulkan anggaran bonus sebesar Rp6,414 miliar melalui pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonyx Saweho, SE, seusai mengikuti pembahasan P-APBD 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado, Kamis malam, 3 September 2026.
Pembahasan anggaran tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet serta pelatih yang telah memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga Kota Manado pada ajang Porprov Sulut 2025. Pemerintah daerah menempatkan pemberian bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, disiplin, serta pencapaian kontingen selama kompetisi berlangsung.
Bonyx menjelaskan, usulan anggaran bonus menjadi salah satu materi yang dibahas dalam proses penyusunan P-APBD 2026. Nilai anggaran mencapai Rp6,414 miliar, dengan penerima manfaat berasal dari atlet peraih medali serta pelatih berdasarkan capaian prestasi kontingen.
“Kami tadi malam telah membahas bersama TAPD Pemkot Manado dengan Banggar DPRD Manado terkait anggaran P-APBD 2026. Salah satunya soal bonus bagi atlet serta pelatih Kontingen Manado pada Porprov Sulut 2025,” ujar Bonyx seusai rapat, Kamis (3/9/2026).
Berdasarkan rincian yang disampaikan Dispora Manado, terdapat 163 atlet peraih medali emas, 102 atlet peraih medali perak, serta 97 atlet peraih medali perunggu. Capaian tersebut menjadi dasar dalam penyusunan skema pemberian bonus bagi atlet berprestasi.
Selain atlet, sejumlah pelatih juga masuk dalam skema penerima bonus. Tercatat 91 pelatih berdasarkan capaian medali emas serta empat pelatih berdasarkan capaian medali perak. Untuk kategori medali perunggu, tidak terdapat alokasi tersendiri lantaran perhitungan bonus pelatih mengacu pada capaian medali tertinggi.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa penghargaan tidak hanya diarahkan kepada atlet sebagai pihak yang tampil di arena pertandingan, tetapi juga mempertimbangkan peran pelatih dalam membentuk kemampuan teknis, strategi, mental kompetisi, serta kesiapan atlet menghadapi pertandingan.
Bonyx menegaskan, pembahasan bersama Banggar DPRD Manado belum menjadi tahapan akhir sebelum anggaran dapat direalisasikan. Setelah memperoleh persetujuan legislatif, terdapat sejumlah mekanisme administratif serta evaluasi anggaran yang wajib dilalui pemerintah daerah sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah.
Tahapan berikutnya mencakup proses evaluasi P-APBD oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Setelah tahapan evaluasi provinsi selesai, dokumen anggaran selanjutnya memasuki proses pada tingkat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk penomoran dokumen sesuai mekanisme berlaku.
Rangkaian prosedur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta memiliki dasar hukum yang jelas. Pemerintah Kota Manado harus memastikan setiap tahapan administratif selesai sebelum bonus dapat disalurkan kepada penerima.
Terkait waktu pencairan, Bonyx memastikan bonus bagi atlet serta pelatih Porprov Sulut 2025 ditargetkan terealisasi pada 2026. Namun, waktu pembagian tetap menyesuaikan penyelesaian seluruh tahapan anggaran serta petunjuk teknis mengenai mekanisme penyaluran.
“Bonus secepatnya cair pada 2026 dan dibagikan setelah petunjuk teknis terkait waktu serta hari yang tepat,” tegas Bonyx.
Pernyataan tersebut memberikan kepastian sekaligus harapan bagi para atlet serta pelatih yang selama beberapa waktu menantikan realisasi penghargaan atas prestasi mereka. Bonus bukan sekadar insentif finansial, melainkan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kerja keras insan olahraga yang membawa nama Kota Manado dalam kompetisi tingkat provinsi.
Dengan alokasi Rp6,414 miliar, Pemkot Manado kini dihadapkan pada tanggung jawab memastikan seluruh proses administrasi hingga pencairan berjalan sesuai regulasi. Bagi para atlet serta pelatih, realisasi bonus tersebut diharapkan menjadi penghargaan konkret atas prestasi Porprov Sulut 2025 sekaligus pemacu semangat menghadapi kompetisi olahraga berikutnya.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
