Humas Protokol Minsel Ikuti Diklat Keprotokolan

by -277 views

Amurang/transparansiindonesia.com – Humas dan Protokol Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dibawah pimpinan Kabag Humas dan Protokol Henri Palit SH, mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keprotokolan, yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) Badan sumber daya manusia, yang bertempat di Hotel Jayakarta, Jakarta, dari tanggal 23-27 Oktober 2017.

Kegiatan Diklat ini dihadiri oleh seluruh para aparatur dibagian Hubungan Masyarakat dan Protokol yang ada di lingkungan sekretariat daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dan salah satu peserta diklat ini adalah Tim Humas dan Protokol Kabupaten Minsel.

Kegiatan Diklat Keprotokolan ini dibuka secara kangsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Teknis, Kemendagri, Muhamad Nur. Dengan nara sumber yang hadir yakni para pakar dan praktisi yang berasal dari Sekretariat Jenderal Kemendagri, Kementerian Sekretaris Negara, dan BPSDM Kemendagri.

Baca juga:  Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Hentak Linelean Selama Tiga Hari

Tujuan umum diselenggarakannya diklat keprotokolan ini, agar para peserta diklat dapat memahami tugasnya sebagai protokol, dakam acara-acara keprotokolan di daerahnya masing-masing, sedangkan tujuan khususnya, setelah mengikuti kegiatan diklat ini para peserta akan dapat memahami tentang UU nomor 9 tentang keprotokolan, memahami tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, memahami tata cara berbusana, penampilan dan sikap seorang protokol, serta juga memahami etiket pergaulan internasional petugas protokol, memahami olah vokal MC, dan memahami unsur-unsur pendukung keprotokolan lainnya.

Kegiatan ini juga pada intinya, bagaimana seorang petugas protokol memahami keinginan pimpinan yang ada di daerah masing-masing, tanpa mengurangi makna dan kaedah UU nomor 9 tentang keprotokolan.

Baca juga:  2021, BLT-Dandes Lowian Akan Serap Anggaran Dandes Rp.561.600.000

Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Minsel Henri Palit SH menyampaikan, kegiatan yang mereka ikuti ini, akan berdampak baik bagi keprotokolan di Minsel, dan apa yang mereka dapat dalam diklat yang mereka ikuti selama lima hari di Jakarta, akan mereka terapkan di Minahasa Selatan.  (Hengly/TI)