Balita 4 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lokasi Pantai Kawangkoan Bawah

by -355 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Warga Kelurahan kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, dihebohkan dengan ditemukannya Balita yang terapung di lokasi pantai Kawangkoan Bawah, yang sudah dalam keadaan tak bernyawa, pada Senin (5/11) sekitar pukul 17:00 Wita.

Teridentifikasi Balita tersebut bernama Efraim Weol, (4 th) warga Kelurahan Kawangkoan Bawah, dari informasi yang dirangkum, korban pertama kali dilihat oleh seorang siswa pelayaran Amurang yang melintasi lokasi tersebut, kemudian siswa tersebut menyampaikannya kepada salah satu warga setempat bernama Ance Sawotong.

Waktu itu Ance hendak melihat perahu yang ditambatkannya didekat lokasi kejadian, dan Siswa tersebut memberitahukan kepadanya (Ance -red). “Saat itu saya hendak melihat perahu, dan diberitahukan oleh Siswa pelayaran tersebut, bahwa ada balita/anak yang tenggelam dilaut, mendengar laporan dari siswa tersebut saya langsung mendatangi anak yang terapung tersebut, dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Kalooran Amurang.

Baca juga:  Forkopimca Modoinding Sosialisasi Gerakan Pakai Masker Ditempat Umum

Namun korban ketika sampai di IGD Rumah Sakit tersebut sudah dalam keadaan meninggal, Dokter jaga yang bertugas saat itu dr.Yoan Manopo mengatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit

” Korban sudah dalam keadaan meminggal ketika diangkat dari lokasi kejadian, hal tersebut merujuk dari hasil pemeriksaan yakni korban memgeluarkan cairan yang berbusa daru mulut dan hidung, pupil korban sudah lebar, dalam artian korban sebelum dilakukan tindakan dirumah sakit, korban sudah dalam.keadaan tak bernyawa,” kata dokter Yoan.

Sementara itu Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX Winardi Prabowo SIK membenarkan adanya kejadian tersebut, dimana dari hasil investigasi dilapangan, korban belum lebih dari tiga jam meninggal hal tersebut terlihat dari proses kekakuan pada tubuh korban, dan korban belum lebih dari tiga jam terapung, dimana terlihat dari kulit korban dan jari-jari korban belum keripit.

Baca juga:  Jalan Sehat Bersama Awali Rangkaian Kegiatan Menyambut HUT RI ke-74 di Kecamatan Maesaan

“Saat dibawa ke Rumah Sakit, korban dalam keadaan basah dan berpasir, dan juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban,” kata Kapolres Winardi Prabowo.

Kapolres pun menghimbau kepada masyarakat atau orang tua, untuk selalu memperhatikan aktivitas anak-anak, apa terlebih ketika bermain dipinggir pantai, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan bersama.

Diketahui Korban Efraim Weol merupakan anak dari Bapak Enjel Weol dan Ibu Meiva Mondow, warga Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat.

(Hengly)*