Mokoagow Ajak Warga Ranoyapo Sukseskan Gerakan Marijo Batanam

by -15 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Kepala Kecamatan Ranoyapo Franklin Mokoagow SH, mengajak warga masyarakat Kecamatan Ranoyapo untuk mensukseskan gerakan Marijo Batanam yang telah dicanangkan oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH beberapa waktu lalu.

Ajakan untuk mensukseskan gerakan Marijo Batanam dan juga berperan aktif menanam, disampaikan oleh Camat Franklin Mokoagow tatkala menghadiri kegiatan Gerakan Marijo Batanam tingkat kecamatan yang dilaksanakan secara serentak di 17 Kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Gerakan Marijo Batanam yang dilakukan serentak di setiap Kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan, juga dirangkaikan dalam rangka peringatan Hari Jadi Minsel ke-19 tahun, dan untuk Kecamatan Ranoyapo Pencanangan Gerakan dilaksanakan di kebun persawahan Desa Pontak.

Baca juga:  Bupati Tetty Paruntu Terima Kunker Dirjen Keimigrasian Kemenkumhan RI

Dengan dihadiri oleh Forkopimca Ranoyapo, BPP Ranoyapo, Poktan dan Gapoktan Kecamatan Ranoyapo, pencanangan gerakan Marijo Batanam ditandai dengan penanaman padi sawah.

Camat Franklin Mokoagow dalam sambutannya, mensukseskan gerakan Marijo Batanam haruslah ditindaklanjuti dengan proaktif masyarakat untuk melaksanakan gerakan Marijo Batanam, dengan menanam segala tanaman yang tentunya bermanfaat dan berdampak bagi perekonomian masyarakat.

Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur, diolah untuk ditanami berbagai tanaman, karena masih banyaknya lahan tidur yang tidak dioptimalkan, padahal semangat menanam juga adalah salah satu bentuk ketahanan pangan di Minahasa Selatan.

Baca juga:  Pemdes Ranoyapo Salurkan BLT-Dandes dan Masker ke Warga Masyarakat

Dalam giat tersebut, oleh kelompok tani yang ada di kecamatan Ranoyapo, juga memperkenalkan produk unggulan yang merupakan hasil olahan Poktan Ranoyapo, yakni Beras Ranoyapo yang kualitasnya sangat dijamin tak kalah dengan beras lainnya.

Camat Franklin Mokoagow pun mengapresiasi akan apa yang dilakukan oleh Poktan Ranoyapo dengan memproduksi hasil olahan yang merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yakni beras. (Hengly)*