Disambut FDW-PYR, Begini Rangkaian Giat Agus Fatoni Di Minsel

by -148 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Direktur jenderal bina keuangan daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Drs. Agus Fatoni MSi, melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Melakukan kunker ke Minahasa Selatan, Dirjen bina keuangan desa Dr. Drs. Agus Fatoni MSi, disambut oleh duo top eksekutif Minsel yakni Bupati Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Petra Yanni Rembang MTh yang didampingi oleh Penjabat Sekda Minsel Glady Nova Lynda Kawatu SH, MSi serta beberapa pejabat teras Pemkab Minsel.

Berada di Kabupaten Minahasa Selatan Agus Fatoni melakukan berbagai rangkaian kegiatan dimana yang pertama menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam giat sosialisasi pengelolaan keuangan daerah.

Baca juga:  Program Peduli-CEP, Bupati Tetty Bagikan Sembako Di Modoinding Dan Kunjungi Pos Perbatasan

Giat sosialisasi pengelolaan keuangan daerah tersebut, dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Minahasa Selatan, secara akuntabel, tepat sasaran guna menyamakan persepsi terhadap regulasi tentang pengelolaan keuangan daerah.

Dimana yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan sosialisasi tersebut diantaranya para Camat dan bendahara pengeluaran se- Kabupaten Minahasa Selatan.

Usai giat sosialisasi yang dilaksanakan di lantai IV Kantor Bupati Minsel, giat Dirjen Bina Keuangan Daerah, selanjutnya mengunjungi posko pengungsian, serta pula menyerahkan bantuan untuk para korban dan terdampak bencana abrasi pantai Amurang.

Baca juga:  Hadiri Rakornas, Paruntu : Segala Potensi Yang Bisa Menimbulkan Konflik Sosial, Harus Diantisipasi Sejak Dini

Agus Fatoni secara simbolis menyerahkan bantuan untuk para pengungsi dimana bantuan tersebut berasal dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan bantuan dari Purna Praja Angkatan 03.

Selanjutnya usai menyerahkan bantuan, Agus Fatoni bersama Bupati dan Wakil Bupati Minsel serta rombongan meninjau lokasi pembangunan hunian sementara yang diperuntukkan bagi para korban bencana abrasi pantai.
(Hengly)*