Masyarakat Kinamang Dihebohkan Dengan Penemuan Sesosok Mayat

by -288 views

Minsel/transparansiindonesia.com – Masyarakat Desa Kinamang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat dilokasi perkebunan desa tersebut yang bernama perkebunan talikuran, pada Jumat 9/3/2018.

Adalah Jerson Kaligis warga Desa Kinamang yang pertama kali menemukan mayat tersebut saat sedang bekerja dikebunnya, menurut Jerson saat itu ia sedang menyemprot rumput dikebunnya, dan mencium ada bau busuk disekitar tersebut, dan setelah diselidiki, ia melihat sesosok mayat yang ada didalam parit.

Diperkirakan mayat tersebut sudah ada dilokasi tersebut selama tiga hari, hal tersebut terlihat dengan kondisi mayat yang sudah mulai membengkak dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap atau bau busuk.

Baca juga:  Perkuat Fundamental Ekonomi Domestik, Pemkab Minsel Berikan Kemudahan Investasi

Sampai berita ini diturunkan pihak Polsek Tompasobaru bekerja sama dengan Pihak Koramil, Puskesmas Maesaan dan Pemerintah Desa Kinamang dan Kinamang Satu, sementara melakukan penyelidikan akan mayat tersebut, dikarenakan mayat tersebut belum diketahui identitasnya.

Adapun ciri-ciri mayat tersebut adalah memakai celana jeans warna biru sampai lutut kaki, kaos oblong warna biru, ada gumpalan darah dimulut, kedua kaki luka-luka, dan memakai cincin di jari manis tangan sebelah kiri.

Kapolsek Tompasobaru AKP Verry Liwutang melalui Brigpol Alvian Umbas dan Aiptu Denny Lengkong, ketika dikonfirmasi dilokasi kejadian mengatakan saat ini, masih dalam proses penyelidikan akan penyebab kematiannya, apakah ada unsur kekerasan didalamnya atau tidak, dan menurut mereka sesuai arahan dari Kapolres nantinya akan mayat tersebut akan dilakukan otopsi.

Baca juga:  Sonny Maleke; "Jelang Hari Raya, Perusahaan Wajib Berikan THR kepada Karyawannya"

Sampai berita ini diturunkan Tim dari identifikasi Polres Minsel sedang menuju kelokasi untuk melakukan identifikasi mayat tersebut.

HukumTua Kinamang Tineke Solang SPd, mengharapkan kerjasama dari masyarakat dan instansi terkait lainnya dalam menangani penanganan penemuan mayat ini.   (Hengly/TI)*