Gagasan Politik Tanpa Mahar, Mampu Bawa Nasdem Ungguli Partai Lain dalam Pilkada Serentak di Indonesia

by -177 views

Jakarta, transparansiindonesia.com – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh sangat mensyukuri hasil yang diraih dalam pilkada serentak 2018, dimana ada 11 pasangan calon yang diusung Nasdem, menang versi hitung cepat (quick count) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, dari 17 Provinsi yang menyelenggarakan Pilkada.

“Hasilnya, Nasdem sangat mensyukuri.” kata Surya Paloh, pada di kantor DPP Naadem, yang terletak di Gondangdia, Jakarta Pusat.

Bagi Surya, hasil ini merupakan prestasi bagi NasDem. Terlebih, NasDem tergolong partai baru dalam kancah politik Tanah Air.

Baca juga:  Anies Baswedan Hadiri Puncak Acara Festival Bahari Jakarta 2019

“Ini sebuah prestasi bagi partai yang usianya baru enam setengah tahun ini. Ini sebagai catatan dan ini adalah fakta,” ujarnya.

Menurut Surya, hasil yang didapat Partai NasDem ini tak lepas dari gagasan politik tanpa mahar yang ditawarkan. Sikap itu dipegang NasDem sebagai upaya menjaga moralitas politik.

“Saya pikir di samping strategi, pikiran, kajian, pendekatan yang rasional, sedikit dalam tanda kutip ilmiah, tapi moralitas politik tanpa mahar ini bisa turut memengaruhi hasil yang diperoleh partai ini,” ujarnya.

Surya juga bersyukur Pilkada Serentak 2018 berjalan relatif kondusif.

Baca juga:  "Transformasi Rule of Law Menuju Rule of Social Justice"

Adapun 11 pasangan calon yang diusung NasDem yang menang versi hitung cepat yakni di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Riau, Kalimantan Barat,  dan Sumatera Selatan. Khusus di Sumatera Selatan, hasil hitung cepat di dua lembaga survei berbeda tipis.

(red/TI)*