Hasil Memuaskan, Bojonegoro Berpeluang Wakili Minsel Di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulut

Maesaan, Minsel3149 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Desa Bojonegoro dipercayakan mewakili Kecamatan Maesaan dalam evaluasi perkembangan desa dan kelurahan atau lomba desa tingkat Kabupaten Minahasa Selatan.

Menghadapi lomba desa ditingkat Kabupaten, persiapan dan kesiapan terus dilakukan oleh jajaran pemerintah desa yang didukung oleh lembaga desa dan elemen masyarakat desa Bojonegoro.

Dan hingga hari pelaksanaan penilaian oleh tim Epdeskel atau tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten di desa Bojonegoro, oleh pemerintah desa telah dinyatakan siap dinilai.

Dan pada Selasa 21 April 2026 merupakan jadwal penilaian lomba desa di Kecamatan Maesaan yang diwakili oleh desa Bojonegoro.

Tim penilai yang dipimpin oleh Kadis PMD Minsel Drs. Efer Poluakan selaku sekretaris tim Epdeskel Kabupaten Minahasa Selatan mengunjungi desa Bojonegoro, setelah sebelumnya melakukan penilaian di desa Liandok Kecamatan Tompasobaru.

Kehadiran rombongan tim penilai lomba desa di Bojonegoro langsung disambut oleh Camat Maesaan Arnaldo Kewas ST, bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Maesaan Ella Oley, dan jajaran pemerintah Kecamatan, Penjabat HukumTua desa Bojonegoro Felma Legi S.Pd bersama jajaran pemerintahan desa dan masyarakat Bojonegoro.

Sekretaris tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Minahasa Selatan, Efer Poluakan dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Epdeskel atau lomba desa merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari lomba ditingkat Kecamatan, selanjutnya ke tingkat Kabupaten, Provinsi dan berlanjut ke tingkat nasional.

Adapun dasar hukum pelaksanaan lomba desa yakni Permendagri nomor 81 tahun 2015 yang mengatur pelaksanaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.

Baca juga:  Kecamatan Ranoyapo Mulai Laksanakan Epdeskel, Desa Mopolo Yang Pertama Dievaluasi

Pelaksanaan Epdeskel juga diperkuat dengan pedoman pelaksanaan evaluasi perkembangan yang bertujuan untuk menentukan status desa apakah masuk desa cepat berkembang, berkembang atau kurang berkembang.

Dimana pelaksanaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan merupakan instrumen penting guna mengukur kinerja pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

Dan instrumen pemerintahan merupakan indikator tertinggi dalam penilaian bersama dua indikator lainnya yakni kewilayahan dan kemasyarakatan.

Selanjutnya dilaksanakan penilaian oleh tim penilai, baik pemeriksaan berkas administrasi pemerintahan dan PKK, wawancara dengan perangkat desa serta penilaian dilapangan dengan melakukan penilaian terhadap kondisi dan kebersihan desa.

Setelah dilaksanakan penilaian dibeberapa indikator termasuk penilaian berkas dan administrasi desa didapatkan bahwa kesiapan dan persiapan desa Bojonegoro dalam menghadapi lomba desa tersebut patut diacungi jempol.

Dimana oleh tim penilai, dalam evaluasi baik itu dari TP-PKK maupun dari dinas pemerintah desa menyampaikan apresiasinya oleh karena administrasi desa Bojonegoro sangat baik dan hampir mencapai kata sempurna.

Sehingga desa Bojonegoro dinilai berpeluang untuk mewakili Minahasa Selatan di jenjang selanjutnya (tingkat provinsi) dalam lomba desa tahun 2026.

Dari 9 desa yang telah dilakukan evaluasi perkembangan desa dan dinilai dalam lomba desa, desa Bojonegoro hingga saat ini boleh dibilang mendapatkan nilai tertinggi.

Dan walaupun sudah bisa dibilang mendapatkan nilai tertinggi tentunya masih ada beberapa sedikit yang perlu dibenahi dan ditambah.

Sehingga nantinya apabila desa Bojo
dipercayakan menjadi perwakilan Kabupaten Minahasa Selatan dalam lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara diharapkan akan dapat berbicara banyak.

Baca juga:  Epdeskel Temboan, Relly Sumerah Apresiasi Partisipasi Masyarakat

Penjabat HukumTua desa Bojonegoro, Felma Legi S.Pd mengatakan tentunya merasa bangga dengan nilai yang didapat yang merupakan buah dari kerja keras dan kerja sama seluruh jajaran pemerintahan desa yang tentunya mendapat dukungan dan support dari warga masyarakat desa Bojonegoro.

Selanjutnya, penjabat HukumTua Felma Legi juga menyatakan kesiapannya apabila dipercayakan oleh kabupaten Minahasa Selatan untuk menjadi perwakilan dalam lomba desa di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

“Tentunya kamis siap, telah melangkah sejauh ini dengan hasil yang tentunya sangat memuaskan, maka Desa Bojonegoro siap mewakili Minahasa Selatan diajang lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Ia pun berterima kasih dan mengapresiasi akan kerja nyata dan kerja keras dari jajaran pemerintahan desa, terutama di ruang sekretariat yang terus memperbaiki dan membuat dokumen dan administrasi desa sehingga bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.

Tak lupa pula ia menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat dan pihak-pihak yang telah terlibat dan mendukung kesiapan desa Bojonegoro dalam ajang lomba desa tingkat Kabupaten Minahasa Selatan.

Selanjutnya, kepada awak media ini Camat Maesaan Arnaldo Kewas ST menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa Bojonegoro bersama jajaran pemerintahan desa, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama serta warga masyarakat desa Bojonegoro pada umumnya yang ikut berpatisipasi dalam mendukung persiapan dan kesiapan desa Bojonegoro mengikuti evaluasi perkembangan desa dan lomba desa tingkat Kabupaten Minahasa Selatan. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *