Minsel, transparansiindonesia.co.id – Warga desa Temboan, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan heboh setelah adanya penemuan mayat yang tergantung di dahan pohon cengkih.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 3 Juni 2026, dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban, yakni Sadin Mokodompit.
Dari informasi yang diperoleh, korban Sadin Mokodompit pada hari Rabu (3/6) berangkat ke kebun untuk melakukan aktivitas memanen (memetik cengkih) di perkebunan desa Temboan.
Namun, setelah biasanya korban pulang diwaktu sore tapi pada hari tersebut, hingga malam hari keluarga yang menunggu dirumah belum juga melihat keberadaan korban pulang dari kebun.
Selanjutnya, oleh keluarga langsung melaporkan ke pemerintah setempat tentang keberadaan korban yang belum pulang dari kebun hingga malam hari.
Selanjutnya oleh pemerintah menyampaikan kepada masyarakat untuk melakukan pencarian terhadap Sadin Mokodompit di perkebunan yang menjadi tempat ia memetik cengkih.
Setelah dilakukan pencarian, akhirnya warga menemukan sosok Sadin Mokodompit tergantung di dahan pohon cengkih dan dalam keadaan telah meninggal dunia.
Korban diduga mengalami kecelakaan kerja, dari informasi yang didapat korban Sadin terjatuh dari atas pohon dan tersangkut di dahan pohon dengan posisi leher korban terjepit diantara dahan pohon.
Setelah ditemukan, korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka oleh warga masyarakat bersama pemerintah setempat dan pihak Polsek Tompasobaru.
Kapolsek Tompasobaru Iptu Torro Aldiano Pondaag SH ketika dikonfirmasi oleh awak media ini membenarkan tentang peristiwa tersebut.
Dimana ia mengatakan bahwa setelah menerima laporan terkait adanya warga yang terjatuh diatas pohon , langsung menginstruksikan anggota untuk turun ke lokasi, mengumpulkan bahan keterangan dan bersama masyarakat membantu mengevakuasi korban ke rumah duka. (Hen)*
