Bupati Tetty Paruntu Bersama Unsur Forkopimda Minsel Gelar Doa Bersama, Himbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

by -202 views

Minsel, transparansiindonesia.com — Peduli dengan para korban bom bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok teroris di sejumlah Gereja di Surabaya dan di Markas Polrestabes Sidorajo, serta korban kerusuhan di Mako Brimob, Bupati Minahasa Selatan DR.(HC) Christiany Eugenia Paruntu SE. D.Min bersama unsur Forkopimda Minsel serta masyarkat Minsel, menggelar doa bersama yang dipusatkan di Kompleks objek wisata I Am Amurang, Boulevard Amurang pada Senin Malam 13 Mei 2018.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyalaan lilin sebagai tanda ikut berbela-sungkawa atas para korban yang meninggal dalam tragedi bom di sejumlah Gereja di Surabaya, serta para korban anggota Polri dalam kerusuhan di Mako Brimob, serta juga dilakukan penanda-tanganan oleh ribuan masyarakat dalam sebuah spanduk, bentuk dukungan kepada TNI-Polri dalam memberantas dan membasmi teroris.

 

Bupati Tetty Paruntu dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas dan rasa peduli kita atas tragedibyang baru-baru terjadi, dimana para pelaku teror bukanlah dari Agama tertentu karena, tidak ada agama dimanapun yang mengajarkan dan menebarkan teror, dan kita berkumpul saat ini untuk semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan sebagai satu bangsa NKRI.

Baca juga:  BSG Salurkan Bantuan Beras ke Pemkab Minsel, Untuk Selanjutnya Dibagikan ke Warga

“Saya minta masyarakat Minsel untuk tetap tenang dan menyikapi dengan arif dan bijaksana terkait peristiwa teror yang baru-baru saja terjadi, bijaksana dalam bermedia sosial, serta mari kita dukung penuh aparat TNI dan Polri dalam menuntaskan dan memberantas teroris.” kata Bupati Tetty Paruntu.


Tetty Paruntu pun mengajak kepada semua masyarakat untuk ikut mendoakan para korban bom serta korban kerusuhan di Mako Brimob, sambil terus waspada dengan aktifitas-aktifitas yang mencurigakan dilingkungan sekitar kita, laporkan ke pemerintah setempat dan pihak berwajib apabila ditemui ada kegiatan-kegiatan yang mencurigakan.

“Saya mintakan kepada para Camat serta Lurah dan HukumTua, untuk mengaktifkan siskamling dilingkungan masing-masing, sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat TNI-Polri, guna mempersempit ruang gerak pelaku teroris. Mari torang jaga persatuan dan kesatuan karena torang cinta damai, cinta Indonesia.” tambah Bupati cantik ini.

Sementara itu Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX Winardi Prabowo SIK menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini terlihat bahwa masyarakat Minsel adalah masyarakat yang cinta damai, dan sebagai umat yang beragama kita wajib menjunjung tinggi rasa keadilan dan toleransi, serta rapatkan barisan untuk memerangi terorisme.

“Kita tidak inginkan apa yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo dan di Jakarta terjadi di Minsel, untuk itu saya mengajak masyarakat Minahasa Selatan untuk bersatu menolak paham-paham terorisme, dan bersatu untuk keutuhan NKRI, mari bersama-sama TNI dan Polri kita wujudkan Minahasa Selatan yang aman dan damai” kata Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa sikap toleransi yang terbina sampai saat ini, harus kita pertahankan karena peristiwa ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama tertentu, karena saya yakin tidak ada agama di Indonesia yang mengajarkan kebencian, semua agama mengajarkan cinta kasih dan saling menghargai.

Baca juga:  CEP Jadi Idola di Gelaran Pesta Adat Tulude Warga Nusa Utara di Kabupaten Minut

“Mulai malam ini, kita berkomitmen untuk menjadi masyarakat yang cinta damai, dan menolak segala paham teroris.” tutup Kapolres.

Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Forkopimca Minsel, FKUB, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan sejumlah Ormas di Minsel, dihadiri oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK, Kajari Minsel Lambok Sidabutar Ketua PN Amurang Romel Tampubolon, Pabung Minsel Jemmy Lotulong para kepala SKPD lingkup Pemkab Minsel, Bhayangkari Cabang Minsel serta ribuan masyarakat Minahasa Selatan.

Acara berlangsung sukses dibawah pengawalan aparat TNI dan Kepolisian serta Satpol-PP.

(Hengly/TI)*